DWJ Manajement - PORTAL

Asing Net Sell Rp3,43 T Pekan Lalu, Ini 10 Saham Paling Banyak Dilego

Oleh: DWJ-Manajement 29 Jun 2026
Asing Net Sell Rp3,43 T Pekan Lalu, Ini 10 Saham Paling Banyak Dilego

BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): Sebagai saham dengan kapitalisasi terbesar, tekanan jual pada BBCA memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap penurunan IHSG.

BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk): Saham perbankan ini turut mengalami tekanan jual masif seiring dengan sentimen sektor finansial secara global.

BMRI (PT Bank Mandiri Tbk): Pergerakan harga saham Mandiri ikut terkoreksi akibat arus keluar modal asing yang agresif.

BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk): Sektor perbankan besar lainnya yang tidak luput dari target de-leveraging investor asing.

TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Sektor telekomunikasi juga mengalami tekanan, terutama pada pemimpin pasar seperti Telkom.

ASII (PT Astra International Tbk): Sebagai proksi ekonomi Indonesia, Astra menjadi salah satu saham yang paling banyak dilepas saat sentimen pasar melemah.

UNTR (PT United Tractors Tbk): Fluktuasi harga komoditas global turut memengaruhi minat asing terhadap saham alat berat dan tambang ini.

AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Meskipun sektor konsumsi cenderung defensif, tekanan asing tetap merambah pada saham ritel besar ini.

ICBP (PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk): Saham konsumer unggulan ini juga ikut terseret arus keluar modal asing dalam skala besar.

INDF (PT Indofood Sukses Makmur Tbk): Mengikuti jejak induk usahanya, INDF juga mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

Daftar di atas menunjukkan bahwa sektor perbankan tetap menjadi sektor yang paling rentan terhadap perubahan selera risiko investor asing. Mengingat bobot sektor keuangan yang sangat dominan di IHSG, maka setiap aksi jual pada saham-saham "Big Banks" tersebut akan secara otomatis menekan indeks ke level yang lebih rendah.