DWJ Manajement - PORTAL

Bahlil Batasi Pertalite untuk Desil 9-10: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat!

Oleh: DWJ-Manajement 19 Aug 2026
Bahlil Batasi Pertalite untuk Desil 9-10: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat!

Bahlil Tegaskan Pembatasan Pertalite untuk Desil 9-10: Yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat!

Pemerintah tengah mengkaji kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite yang dikhususkan bagi kelompok masyarakat kelas atas atau desil 9 dan 10 guna memastikan subsidi tepat sasaran.

Upaya Pemerintah Menuju Subsidi Energi yang Lebih Adil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat mengenai langkah revolusioner dalam pengelolaan subsidi energi di Indonesia. Dalam pernyataan terbarunya, Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan kajian mendalam terkait rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bagi kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori desil 9 dan desil 10.

Langkah ini diambil sebagai respons atas temuan lapangan yang menunjukkan bahwa distribusi subsidi energi masih sering meleset dari target yang seharusnya. Kelompok masyarakat yang secara ekonomi berada di kelas atas justru masih menikmati BBM bersubsidi, yang pada akhirnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara tidak proporsional.

Bahlil menekankan bahwa kebijakan ini bukan semata-mata untuk mengurangi konsumsi energi, melainkan untuk menegakkan keadilan sosial. Ia secara tegas menyatakan bahwa kelompok masyarakat mampu tidak seharusnya menikmati fasilitas yang sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Memahami Apa Itu Desil 9 dan Desil 10

Bagi masyarakat awam, istilah "desil" mungkin terdengar asing. Namun, dalam konteks data statistik ekonomi dan sosial, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan atau pengeluaran. Pembagian ini sangat penting dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial maupun subsidi dari pemerintah.

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai pembagian kelompok desil tersebut:

Desil 1-4: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah (sangat membutuhkan subsidi).

Desil 5-8: Kelompok masyarakat kelas menengah yang menjadi sasaran perlindungan sosial.

Desil 9-10: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi atau kelompok kaya (paling mampu secara ekonomi).