DWJ Manajement - PORTAL

Bahlil Ungkap Cara Baru RI Impor BBM-LPG, Tak Lagi Lewat Pertamina

Oleh: DWJ-Manajement • 26 Oct 2026
Bahlil Ungkap Cara Baru RI Impor BBM-LPG, Tak Lagi Lewat Pertamina

Bahlil Lahadalia Ubah Skema Impor BBM dan LPG, Tak Lagi Lewat Pertamina

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi siapkan skema baru melalui BLU Lemigas untuk pengadaan energi nasional.

Pemerintah melakukan langkah strategis dalam mengubah tata kelola impor energi di Indonesia. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengumumkan adanya perubahan mekanisme impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Selama ini, proses impor komoditas energi vital tersebut dijalankan oleh PT Pertamina (Persero). Namun, ke depannya kebijakan tersebut akan mengalami pergeseran yang cukup signifikan.

Alihkan Mandat ke BLU Lemigas

Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah akan melibatkan Badan Layanan Umum (BLU) Lemigas dalam proses impor energi. Lembaga ini akan mengambil peran yang sebelumnya didominasi oleh Pertamina dalam pengadaan BBM dan LPG.

Perubahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatur ulang struktur pengelolaan energi nasional. Hal ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas baru dalam menghadapi dinamika pasar energi global.

Poin Utama Perubahan Kebijakan Impor:

Pergeseran Peran: Tugas impor yang sebelumnya dipegang Pertamina akan dialihkan ke BLU Lemigas.

Komoditas Terdampak: Kebijakan ini secara khusus menyasar impor BBM dan LPG.

Tujuan Strategis: Menata ulang manajemen energi guna mendukung transisi energi nasional.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari transformasi besar-besaran dalam sektor hilirisasi dan transisi energi. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap proses pengadaan energi dapat dilakukan dengan lebih optimal secara teknis maupun administratif.

Kesimpulan

Perubahan mekanisme impor dari Pertamina ke BLU Lemigas menandai babak baru dalam manajemen energi di Indonesia. Dengan skema baru ini, pemerintah berupaya memperkuat tata kelola energi nasional demi mendukung agenda transisi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Menampilkan Seluruh Artikel