DWJ Manajement - PORTAL

Bekal Hadapi El Nino, BRIN Siapkan Modifikasi Cuaca Hingga Desalinasi

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Bekal Hadapi El Nino, BRIN Siapkan Modifikasi Cuaca Hingga Desalinasi

Antisipasi Krisis Air Akibat El Nino, BRIN Siapkan 'Senjata' Teknologi Modifikasi Cuaca hingga Desalinasi

JAKARTA - Fenomena iklim El Nino yang kerap membawa dampak kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Indonesia kini menjadi perhatian serius pemerintah. Menanggapi ancaman tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mematangkan berbagai inovasi teknologi mutakhir guna menjaga ketahanan air nasional dan memitigasi dampak buruk kekeringan yang dapat melumpuhkan sektor pertanian serta kebutuhan domestik masyarakat.

El Nino, yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, secara langsung berdampak pada penurunan curah hujan di wilayah Indonesia. Kondisi ini tidak hanya mengancam ketersediaan air permukaan seperti sungai dan waduk, tetapi juga berpotensi menurunkan permukaan air tanah yang krusial bagi kehidupan sehari-hari.

Langkah Strategis BRIN dalam Mitigasi Perubahan Iklim

BRIN menekankan bahwa menghadapi tantangan iklim yang semakin tidak menentu memerlukan pendekatan berbasis sains dan teknologi. Tidak lagi sekadar bersifat reaktif terhadap bencana, BRIN berupaya membangun sistem pertahanan melalui riset yang berfokus pada intervensi langsung terhadap siklus hidrologi dan pemanfaatan sumber daya air alternatif.

Dua pilar utama yang disiapkan oleh BRIN adalah Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan teknologi desalinasi air laut. Kedua inovasi ini dirancang untuk saling melengkapi guna memastikan bahwa meskipun curah hujan alami menurun, cadangan air bagi sektor-sektor vital tetap terjaga.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pola cuaca alami yang saat ini sangat dipengaruhi oleh anomali iklim global. Oleh karena itu, penguatan teknologi untuk 'menciptakan' atau 'mengelola' sumber air menjadi prioritas utama dalam agenda riset kami,” ungkap perwakilan peneliti BRIN dalam sebuah diskusi teknis terkait mitigasi dampak El Nino.

Teknologi Modifikasi Cuaca: Intervensi Presisi untuk Memancing Hujan

Salah satu senjata utama yang disiapkan adalah Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Teknologi ini bukan sekadar "membuat hujan", melainkan sebuah proses ilmiah yang sangat kompleks untuk mempercepat proses kondensasi awan agar air hujan dapat jatuh di lokasi dan waktu yang telah ditentukan secara presisi.

Dalam praktiknya, TMC dilakukan dengan cara menyemaikan bahan higroskopis (seperti garam NaCl) atau bahan nukleasi (seperti perak iodida) ke dalam awan yang memiliki potensi hujan tinggi namun belum mampu menggugurkan airnya secara maksimal. Proses ini umumnya menggunakan pesawat khusus yang terbang di atas lapisan awan tertentu.

Mekanisme Kerja Modifikasi Cuaca

Untuk memahami bagaimana teknologi ini bekerja dalam skala besar, berikut adalah tahapan umum yang dilakukan dalam operasi TMC:

Pemantauan Atmosfer: Menggunakan satelit cuaca dan radar untuk mengidentifikasi keberadaan awan potensial yang memiliki kandungan uap air cukup tinggi.

Analisis Awan: Peneliti menganalisis struktur awan, ketinggian, dan kondisi termodinamika di atmosfer untuk menentukan jenis bahan penyemaian yang tepat.