Peningkatan Kompetisi Sehat: Masuknya pemain besar dengan modal kuat akan memicu persaingan sehat antar bank, yang pada akhirnya akan menguntungkan nasabah melalui layanan yang lebih inovatif dan efisien.
Stabilitas Sektor Keuangan: Kehadiran institusi keuangan regional yang stabil seperti Bangkok Bank dapat memperkuat resiliensi sektor perbankan Indonesia terhadap fluktuasi ekonomi global.
Akses Modal bagi UMKM: Dengan jaringan internasional yang dimiliki Bangkok Bank, Bank Permata berpotensi mendapatkan akses pendanaan yang lebih luas untuk menyalurkan kredit kepada sektor-sektor produktif, termasuk UMKM.
Integrasi Ekonomi ASEAN: Langkah ini mempercepat integrasi ekonomi di kawasan ASEAN, menciptakan aliran modal yang lebih lancar antar negara anggota.
Memperkuat Kerja Sama Bilateral Indonesia-Thailand
Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Kunjungan PM Anutin Charnvirakul ini merupakan manifestasi dari komitmen tersebut. Indonesia dan Thailand memiliki banyak kesamaan dalam struktur ekonomi, namun juga memiliki komplementaritas yang tinggi dalam sektor industri dan perdagangan.
Selain sektor perbankan, kedua pemimpin juga membahas peluang kerja sama di sektor lain, seperti:
Ketahanan Pangan: Mengingat kedua negara adalah pemain kunci dalam produksi komoditas pertanian, kolaborasi dalam teknologi pangan sangat diperlukan.
Industri Manufaktur: Pengembangan rantai pasok yang terintegrasi antara produsen di Thailand dan pasar di Indonesia.