DWJ Manajement - PORTAL

Bisakah Bensin Dibuat dari Batu Bara Sesuai Keinginan Prabowo?

Oleh: DWJ-Manajement 22 Sep 2026
Bisakah Bensin Dibuat dari Batu Bara Sesuai Keinginan Prabowo?

Wacana Prabowo Ubah Batu Bara Jadi BBM: Menakar Peluang dan Tantangan Teknologi Coal-to-Liquid di Indonesia

Langkah strategis menuju kemandirian energi melalui hilirisasi batu bara kini tengah menjadi sorotan publik menyusul wacana yang diusung oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Mengejar Kemandirian Energi Melalui Hilirisasi Batu Bara

Indonesia tengah berada di persimpangan jalan dalam urusan ketahanan energi nasional. Di satu sisi, ketergantungan pada impor minyak mentah terus menekan neraca perdagangan negara. Di sisi lain, Indonesia dianugerahi cadangan batu bara yang sangat melimpah, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam pasar energi global. Dalam konteks inilah, gagasan untuk mengubah batu bara menjadi bahan bakar cair atau bensin menjadi sangat relevan.

Wacana mengenai konversi batu bara menjadi bahan bakar minyak (BBM) bukanlah hal baru dalam peta jalan energi dunia. Teknologi yang dikenal dengan istilah Coal-to-Liquid (CTL) telah lama menjadi solusi bagi negara-negara yang memiliki cadangan batu bara masif namun minim cadangan minyak bumi. Bagi Indonesia, implementasi teknologi ini berpotensi besar untuk memperkuat kedaulatan energi dan mengurangi defisit transaksi berjalan akibat impor BBM yang tinggi.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: Seberapa siap infrastruktur dan teknologi kita untuk mewujudkan mimpi besar tersebut? Apakah ini sekadar ambisi politik, ataukah sebuah solusi teknis yang memang sudah matang untuk diterapkan di tanah air?

Mengenal Teknologi Coal-to-Liquid (CTL)

Secara teknis, Coal-to-Liquid adalah proses kimia kompleks yang mengubah padatan karbon dalam batu bara menjadi hidrokarbon cair yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan. Proses ini umumnya melibatkan beberapa tahapan krusial yang membutuhkan presisi tinggi dan investasi teknologi yang besar.

Berikut adalah tahapan umum dalam proses konversi batu bara menjadi bahan bakar cair:

Gasifikasi: Batu bara dipanaskan pada suhu tinggi dengan sedikit oksigen untuk menghasilkan gas sintesis (syngas), yang terdiri dari hidrogen dan karbon monoksida.

Proses Fischer-Tropsch: Ini adalah inti dari teknologi CTL. Syngas yang dihasilkan kemudian diproses melalui reaksi katalitik untuk membentuk rantai hidrokarbon panjang yang berbentuk cairan.

Pemurnian (Refining): Produk cair yang dihasilkan kemudian dimurnikan melalui proses distilasi untuk menghasilkan spesifikasi bensin, diesel, atau bahan bakar jet yang sesuai dengan standar mesin kendaraan modern.