DWJ Manajement - PORTAL

Bos BEI Buka Suara soal Saham Perusahaan Haji Isam Jadi Agunan Kredit

Oleh: DWJ-Manajement • 19 Oct 2026
Bos BEI Buka Suara soal Saham Perusahaan Haji Isam Jadi Agunan Kredit

Bos BEI Buka Suara Terkait Isu Saham Perusahaan Haji Isam Jadi Agunan Kredit

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa praktik gadai saham berada di luar lingkup transaksi pasar modal.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu penggunaan saham perusahaan milik pengusaha Haji Isam sebagai agunan kredit.

Pernyataan ini merespons dinamika pasar dan pemberitaan mengenai keterlibatan aset saham dalam skema pembiayaan tertentu.

Gadai Saham di Luar Lingkup Transaksi Bursa

Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa mekanisme gadai saham merupakan aktivitas yang berbeda dengan mekanisme perdagangan saham di bursa.

Menurutnya, kegiatan menjaminkan saham sebagai agunan kredit adalah ranah perjanjian perdata antara pemilik aset dengan pihak kreditur.

Oleh karena itu, BEI menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak terjadi di dalam sistem perdagangan bursa efek.

Perbedaan Transaksi Pasar Modal dan Agunan

Penting bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perbedaan mendasar antara transaksi pasar modal dan penggunaan saham sebagai jaminan.

Transaksi Pasar Modal: Aktivitas jual-beli instrumen keuangan yang dilakukan di bursa untuk mendapatkan likuiditas atau keuntungan capital gain.

Gadai Saham: Kesepakatan privat antara pemilik saham dengan lembaga keuangan (kreditur) untuk memperoleh fasilitas pinjaman dengan jaminan aset saham.

Jeffrey menekankan bahwa penggunaan saham sebagai agunan tidak secara langsung memengaruhi mekanisme perdagangan harian yang ada di lantai bursa.

Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan saham dalam skema kredit adalah urusan privat yang tidak masuk dalam operasional perdagangan bursa.

Kesimpulan

Secara garis besar, Bursa Efek Indonesia menyatakan bahwa isu penggunaan saham sebagai agunan kredit merupakan transaksi di luar mekanisme pasar modal. Investor disarankan untuk tetap fokus pada fundamental perusahaan dan dinamika pasar yang sebenarnya agar tidak terdistraksi oleh isu di luar perdagangan bursa.

Menampilkan Seluruh Artikel