DWJ Manajement - PORTAL

Bos BGN Sebut Dewan Pengawas Bakal Diisi Ahli Gizi hingga Chef

Oleh: DWJ-Manajement 29 Jul 2026
Bos BGN Sebut Dewan Pengawas Bakal Diisi Ahli Gizi hingga Chef

Dengan pengawasan yang ketat dari para ahli, BGN berharap dapat meminimalisir risiko terjadinya kegagalan program, seperti makanan yang basi, distribusi yang tidak merata, hingga menu yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi spesifik di tiap daerah. Sudaryono meyakini bahwa dengan melibatkan praktisi langsung di lapangan—seperti chef yang memahami manajemen dapur dan ahli gizi yang memahami kebutuhan tubuh—BGN akan memiliki kendali mutu yang sangat kuat.

Selain itu, keterlibatan para profesional ini juga diharapkan dapat membantu BGN dalam menyusun regulasi mengenai standar operasional prosedur (SOP) dapur umum atau unit pelayanan gizi di berbagai daerah. Hal ini penting agar terdapat standarisasi yang sama, baik di kota besar maupun di pelosok daerah, mengenai bagaimana sebuah makanan bergizi diproduksi dan disajikan.

Sinergi Antara Sains dan Kuliner

Sinergi antara ilmu gizi dan seni kuliner adalah kunci keberhasilan transformasi pola makan masyarakat. Selama ini, seringkali terdapat dikotomi di mana makanan sehat dianggap hambar, sementara makanan enak dianggap tidak sehat. BGN ingin mendobrak stigma tersebut.

Dengan adanya pengawas dari kalangan chef, BGN dapat mengeksplorasi kekayaan pangan lokal Indonesia untuk dijadikan menu yang bergizi tinggi namun tetap memiliki cita rasa yang otentik. Misalnya, bagaimana mengolah ikan lokal, sayuran daerah, atau sumber protein nabati lainnya menjadi hidangan yang menggugah selera anak-anak. Integrasi ini akan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya makan sehat yang berkelanjutan di Indonesia.

Sudaryono menambahkan bahwa proses seleksi untuk mengisi posisi di Dewan Pengawas ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Pemerintah ingin memastikan bahwa mereka yang duduk di kursi pengawas benar-benar memiliki rekam jejak yang teruji di bidangnya masing-masing, sehingga mampu memberikan masukan yang konstruktif bagi pengembangan Badan Gizi Nasional ke depan.

Kesimpulan

Keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melibatkan ahli gizi dan chef dalam jajaran Dewan Pengawas merupakan langkah visioner dalam mengelola program gizi nasional. Dengan menggabungkan presisi ilmiah dari ahli gizi dan keahlian praktis dari chef, BGN berupaya menjamin bahwa program makan bergizi tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga standar kualitas rasa dan keamanan pangan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi kunci sukses dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui intervensi gizi yang tepat, berkualitas, dan berkelanjutan.