Ekspansi Sektor dan Listing Emiten Baru
Salah satu motor penggerak utama kapitalisasi pasar adalah pertumbuhan jumlah dan nilai perusahaan yang melantai di bursa. BEI berencana untuk lebih agresif dalam menarik perusahaan-perusahaan potensial, terutama dari sektor-sektor masa depan seperti teknologi, energi terbarukan (green energy), dan ekonomi digital.
Peningkatan Kualitas IPO: Mendorong perusahaan dengan fundamental kuat untuk melakukan pencatatan perdana agar kepercayaan investor meningkat.
Diversifikasi Sektor: Tidak hanya bergantung pada sektor perbankan dan komoditas, tetapi juga memperluas cakupan ke sektor manufaktur bernilai tambah tinggi dan jasa digital.
Insentif bagi Emiten Baru: Memberikan kemudahan regulasi bagi perusahaan rintisan (startup) yang telah mencapai tahap matang untuk melakukan IPO.
Optimalisasi Likuiditas dan Arus Modal Asing
Likuiditas adalah darah bagi bursa efek. Tanpa likuiditas yang cukup, investor akan ragu untuk masuk karena sulitnya melakukan transaksi dalam volume besar tanpa menggerakkan harga secara ekstrem. BEI berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang ramah bagi investor asing melalui perbaikan infrastruktur pasar dan transparansi informasi.
Peningkatan arus modal asing (foreign inflow) menjadi kunci penting. Dengan meningkatkan standar tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) di Indonesia, investor global akan merasa lebih aman menanamkan modalnya dalam jangka panjang. Selain itu, integrasi pasar modal Indonesia dengan sistem keuangan global akan terus ditingkatkan untuk memudahkan transaksi lintas batas.