Efisiensi Biaya Transaksi: Dengan memangkas satu tahap konversi (dari Rupiah ke Dolar, lalu ke Yuan), biaya administrasi perbankan dan selisih kurs (spread) dapat ditekan secara signifikan.
Mitigasi Risiko Volatilitas: Pengusaha memiliki kepastian biaya yang lebih tinggi karena mereka berurusan langsung dengan mata uang yang mereka gunakan untuk operasional, sehingga risiko fluktuasi dolar yang liar dapat diminimalisir.
Kecepatan Penyelesaian Transaksi: Skema LCT cenderung mempercepat proses settlement atau penyelesaian pembayaran antarnegara karena jalur konversi yang lebih pendek dan sistem yang sudah terintegrasi antar bank sentral.
Stabilitas Arus Kas: Perencanaan keuangan perusahaan menjadi lebih akurat karena biaya pengadaan barang impor dapat diprediksi dengan lebih baik tanpa bayang-bayang kenaikan mendadak harga dolar.
Dampak Makro terhadap Stabilitas Rupiah
Selain memberikan keuntungan bagi sektor mikro dan korporasi, tren peningkatan transaksi LCT ini memiliki implikasi besar terhadap stabilitas ekonomi makro Indonesia. Salah satu tantangan terbesar ekonomi negara berkembang adalah ketergantungan pada dolar AS yang sering kali memicu tekanan terhadap nilai tukar Rupiah saat terjadi aliran modal keluar (capital outflow).
Dengan meningkatnya penggunaan Rupiah dalam transaksi internasional, permintaan terhadap mata uang domestik secara alami akan terjaga. Ketika Rupiah digunakan secara luas sebagai alat pembayaran dalam perdagangan bilateral, hal ini menciptakan fundamental yang lebih kuat bagi nilai tukar kita. Fenomena ini sering disebut sebagai bagian dari upaya de-dollarisasi, di mana negara-negara mulai mencari alternatif untuk mengurangi dominasi satu mata uang tunggal dalam perdagangan global.
Bank Indonesia telah memainkan peran kunci dalam menyediakan infrastruktur yang diperlukan agar skema LCT ini dapat berjalan lancar. Koordinasi dengan People's Bank of China (PBOC) memastikan bahwa likuiditas dalam kedua mata uang tersebut tersedia dengan cukup di pasar, sehingga transaksi dapat berjalan tanpa hambatan teknis.