Penekanan Pasokan Oksigen: Lapisan pati yang terbentuk secara efektif akan menutup pori-pori bahan bakar, sehingga membatasi masuknya oksigen yang sangat dibutuhkan untuk proses pembakaran.
Retensi Kelembapan: Pati memiliki kemampuan untuk mengikat air dalam struktur molekulnya. Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga kelembapan di permukaan lahan lebih lama dibandingkan dengan air biasa yang cepat menguap saat terkena suhu tinggi.
Ramah Lingkungan: Sebagai bahan organik, sisa-sisa penggunaan tepung singkong diharapkan lebih mudah terurai secara alami (biodegradable) dan tidak meninggalkan residu beracun di lahan hutan atau lahan gambut.
Tantangan dari Kajian Teoritik menuju Uji Lapangan
Meskipun hasil kajian teoritik menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan, BRIN menegaskan bahwa inovasi ini masih memerlukan langkah validasi yang sangat ketat. Menemukan potensi di dalam laboratorium adalah satu hal, namun menerapkannya di tengah kondisi hutan yang tidak menentu adalah tantangan yang jauh lebih besar.
Salah satu tantangan utama adalah efektivitas penyebaran (dispersion). Dalam pemadaman Karhutla skala besar, bahan pemadam biasanya dijatuhkan menggunakan pesawat air atau helikopter (water bombing). Oleh karena itu, konsistensi viskositas (kekentalan) larutan tepung singkong harus sangat terjaga agar tidak menyumbat nozzle pesawat namun tetap cukup kental untuk membentuk lapisan pelindung saat menyentuh tanah.
Selain itu, faktor cuaca seperti kecepatan angin dan kelembapan udara di lokasi kebakaran akan sangat memengaruhi efektivitas bahan ini. Peneliti harus memastikan bahwa larutan pati singkong ini tidak terbang tertiup angin sebelum sempat mencapai target di permukaan tanah.
Langkah Selanjutnya: Uji Coba Skala Besar
BRIN telah menyusun peta jalan (roadmap) riset untuk memastikan inovasi ini dapat segera diaplikasikan jika terbukti berhasil. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:
Uji Coba Terkontrol: Melakukan simulasi kebakaran dalam skala kecil di lingkungan terkendali untuk mengukur kecepatan padam dan daya tahan lapisan pati terhadap panas.