DWJ Manajement - PORTAL

BRIN Uji Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Skala Besar

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
BRIN Uji Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Skala Besar

Formulasi Optimasi: Mencari komposisi campuran yang paling ideal antara tepung singkong, air, dan bahan tambahan lainnya agar mendapatkan viskositas dan daya rekat yang optimal.

Uji Coba Lapangan (Field Test): Melakukan uji coba langsung pada area yang terkendali dengan kondisi lingkungan yang menyerupai habitat Karhutla sebenarnya.

Analisis Dampak Lingkungan: Melakukan studi jangka panjang mengenai efek residu pati singkong terhadap kesuburan tanah dan keberlangsungan flora-fauna di lokasi bekas kebakaran.

Harapan bagi Ketahanan Nasional dan Kemandirian Teknologi

Jika penelitian ini berhasil dan dapat dikomersialkan atau digunakan oleh pemerintah, dampaknya akan sangat signifikan bagi ketahanan nasional. Pertama, Indonesia akan memiliki kemandirian teknologi dalam penanggulangan bencana Karhutla. Ketergantungan pada produk impor akan berkurang drastis, yang pada akhirnya akan menghemat anggaran negara.

Kedua, inovasi ini memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian. Permintaan terhadap singkong untuk keperluan industri pemadam kebakaran dapat menjadi pasar baru yang meningkatkan kesejahteraan petani singkong di berbagai daerah. Ini adalah bentuk nyata dari konsep hilirisasi komoditas pertanian berbasis riset.

Ketiga, aspek keberlanjutan lingkungan (sustainability) akan terjaga. Penggunaan bahan berbasis organik sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak ekosistem sensitif. Dengan demikian, upaya memadamkan api tidak justru menciptakan masalah lingkungan baru di masa depan.

Kesimpulan

Riset BRIN mengenai penggunaan tepung singkong sebagai bahan pemadam kebakaran hutan merupakan sebuah langkah progresif yang menggabungkan antara sains, kearifan sumber daya lokal, dan solusi mitigasi bencana. Meskipun saat ini masih berada pada tahap kajian teoritik dan memerlukan uji coba lapangan berskala besar untuk membuktikan efektivitasnya, potensi yang ditawarkan sangatlah besar.

Keberhasilan inovasi ini tidak hanya akan memperkuat sistem penanggulangan Karhutla di Indonesia, tetapi juga akan mendorong kemandirian teknologi serta memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor pertanian nasional. Dukungan berkelanjutan terhadap riset semacam ini sangat diperlukan agar Indonesia mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam dengan solusi yang cerdas dan ramah lingkungan.