DWJ Manajement - PORTAL

Bursa Kripto Iran Kena Sanksi AS, Danai IRGC-Pungut Tarif Selat Hormuz

Oleh: DWJ-Manajement 20 Sep 2026
Bursa Kripto Iran Kena Sanksi AS, Danai IRGC-Pungut Tarif Selat Hormuz

```html

AS Resmi Sanksi BitBank: Bursa Kripto Iran Diduga Danai IRGC dan Pungut Tarif Selat Hormuz

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengambil langkah tegas dalam memperketat pengawasan terhadap penggunaan aset digital di kancah geopolitik global. Melalui Departemen Keuangan AS, Washington secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap BitBank, sebuah bursa kripto yang berbasis di Iran. Langkah ini diambil menyusul temuan intelijen yang mengindikasikan bahwa platform tersebut digunakan sebagai instrumen untuk mendanai Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta memfasilitasi pemungutan tarif ilegal di jalur maritim strategis, Selat Hormuz.

Keputusan ini menandai babak baru dalam perang sanksi ekonomi antara AS dan Teheran, di mana teknologi blockchain kini menjadi medan tempur baru untuk memutus aliran dana kelompok-kelompok yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional oleh Amerika Serikat.

Kaitan Erat BitBank dengan Pendanaan IRGC

Berdasarkan laporan resmi dari otoritas keuangan AS, BitBank diduga kuat telah berfungsi sebagai saluran keuangan bayangan bagi IRGC. Korps Garda Revolusi Islam, yang merupakan salah satu organisasi militer dan politik paling berpengaruh di Iran, telah lama masuk dalam daftar organisasi teroris oleh Amerika Serikat.

Selama ini, Iran telah menghadapi berbagai pembatasan akses terhadap sistem perbankan internasional seperti SWIFT. Hal ini memaksa Teheran untuk mencari alternatif lain guna melakukan transaksi lintas batas. Aset kripto, dengan sifatnya yang desentralisasi dan relatif sulit dilacak jika tidak melalui bursa yang patuh regulasi, menjadi pilihan utama bagi aktor-aktor negara untuk menyalurkan dana secara diam-diam.

Dalam kasus BitBank, Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa platform ini memfasilitasi konversi mata uang fiat ke aset kripto yang kemudian digunakan untuk mendukung operasional militer dan aktivitas kelompok proksi yang berafiliasi dengan IRGC di kawasan Timur Tengah. Dengan adanya sanksi ini, AS bertujuan untuk membekukan semua aset yang terkait dengan BitBank dan melarang warga negara serta entitas AS untuk melakukan transaksi apa pun dengan bursa tersebut.

Modus Operandi Pemungutan Tarif di Selat Hormuz

Salah satu temuan paling mengejutkan dalam investigasi ini adalah keterlibatan BitBank dalam mekanisme pemungutan tarif ilegal di Selat Hormuz. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia, di mana sebagian besar pasokan energi global melintasi perairan ini setiap harinya.

Menurut investigasi lebih lanjut, pihak-pihak yang terafiliasi dengan Iran diduga menggunakan aset kripto untuk memungut biaya atau "tarif perlindungan" dari kapal-kapal tanker yang melintasi wilayah tersebut. Penggunaan kripto dalam transaksi ini bertujuan untuk: