Menurut pengamatan di lapangan, penggunaan fasilitas pendamping yang berlebihan selama ini menjadi sorotan publik. Hal ini dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi yang sedang digalakkan pemerintah.
Dony, salah satu pihak yang menyoroti isu ini, menyebutkan bahwa perubahan mulai terlihat di lapangan. Ia menilai tren penggunaan fasilitas mewah tersebut mulai dikurangi secara bertahap.
"Kalau kita lihat sekarang BUMN sudah mulai kurang tuh ajudan-ajudan yang berlebihan patwal-patwal," ujar Dony dalam keterangannya.
Poin-Poin Utama Pembatasan Fasilitas:
Evaluasi Kebutuhan: Peninjauan kembali urgensi penggunaan pengawalan (patwal) bagi setiap pejabat BUMN.