DWJ Manajement - PORTAL

Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Oleh: DWJ-Manajement 04 Sep 2026
Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Namun, tantangan besar tetap membayangi. Proses transisi dari model lama ke model strategic holding seringkali memicu resistensi internal. Selain itu, integrasi sistem dan penyelarasan budaya kerja baru memerlukan waktu dan manajemen perubahan yang sangat kuat agar tidak mengganggu layanan kepada pelanggan yang sudah ada.

Tantangan dalam Transformasi Besar-Besaran

Meskipun prospeknya sangat cerah, Danantara harus menghadapi beberapa tantangan krusial dalam menjalankan misi ini:

Manajemen Perubahan (Change Management): Mengubah mindset ribuan karyawan dari pola pikir operator menjadi pola pikir investor/strategis adalah pekerjaan rumah yang berat.

Sinkronisasi Regulasi: Mengubah struktur holding BUMN memerlukan penyesuaian dengan berbagai regulasi terkait tata kelola perusahaan negara dan hukum persaingan usaha.

Risiko Operasional: Selama masa transisi, ada risiko terjadinya gangguan layanan atau penurunan kualitas jika proses restrukturisasi tidak dikelola dengan sangat hati-hati.

Ketidakpastian Ekonomi Global: Kondisi ekonomi makro yang fluktuatif dapat memengaruhi kemampuan perusahaan dalam melakukan investasi besar selama masa transformasi.

Kesimpulan

Transformasi Telkom Indonesia menjadi strategic holding di bawah naungan BPI Danantara merupakan langkah berani yang bersifat visioner. Dengan target efisiensi sebesar Rp30 triliun, langkah ini bukan sekadar upaya penghematan, melainkan sebuah reposisi strategis untuk menjadikan Telkom sebagai pemain teknologi global yang tangguh.

Jika eksekusi berjalan sesuai rencana, transformasi ini tidak hanya akan menyehatkan keuangan Telkom, tetapi juga akan memperkuat posisi BUMN dalam kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan Danantara dalam proyek ini akan menjadi cetak biru (blueprint) bagi restrukturisasi BUMN lainnya di masa depan, membawa aset negara menuju pengelolaan yang lebih modern, profesional, dan menguntungkan.