DWJ Manajement - PORTAL

Dari Dapur ke Pesawat, Minyak Jelantah Dibeli hingga Rp6.000 per Liter

Oleh: DWJ-Manajement • 30 Oct 2026
Dari Dapur ke Pesawat, Minyak Jelantah Dibeli hingga Rp6.000 per Liter

Pertanyaannya, ke mana larinya minyak-minyak bekas tersebut? Ternyata, minyak jelantah ini dikumpulkan untuk diolah menjadi bahan bakar pesawat yang berkelanjutan.

Dalam industri penerbangan, bahan bakar ini dikenal dengan istilah Sustainable Aviation Fuel (SAF). SAF merupakan alternatif bahan bakar pesawat yang jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil konvensional.

Proses pengolahan minyak jelantah menjadi SAF menjadi bagian dari upaya global untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi udara. Dengan memanfaatkan limbah, industri aviasi dapat bergerak menuju masa depan yang lebih hijau.

Manfaat Pengolahan Minyak Jelantah

Gerakan pengumpulan minyak jelantah ini membawa dampak positif di berbagai sektor, di antaranya:

Aspek Ekonomi: Memberikan pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga dan warga lokal.