DWJ Manajement - PORTAL

Destry Cocok Jadi Gubernur BI? Prabowo: Terserah DPR

Oleh: DWJ-Manajement 30 Jul 2026
Destry Cocok Jadi Gubernur BI? Prabowo: Terserah DPR

Fit and Proper Test oleh DPR: Calon yang diusulkan akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI. Di sini, kemampuan, visi, dan misi calon akan digali secara mendalam.

Persetujuan Parlemen: DPR akan memberikan persetujuan atau penolakan terhadap calon yang diusulkan. Jika disetujui, maka Presiden akan mengeluarkan Keputusan Presiden untuk menetapkan jabatan tersebut.

Oleh karena itu, pernyataan Presiden Prabowo yang mengatakan "Terserah DPR" sebenarnya adalah pengingat bahwa legitimasi seorang Gubernur BI sangat bergantung pada kepercayaan parlemen. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi siapapun calon yang diusulkan, termasuk jika nama Destry Damayanti benar-benar diajukan secara resmi.

Tantangan Ekonomi di Depan Mata

Siapapun yang nantinya terpilih memimpin Bank Indonesia akan menghadapi tantangan ekonomi yang tidak ringan. Transisi kepemimpinan ini terjadi di saat kondisi ekonomi global sedang berada dalam fase yang penuh volatilitas. Beberapa isu krusial yang harus dihadapi antara lain:

Pertama, menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang terus dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Kedua, pengendalian inflasi agar tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan, tanpa harus mengorbankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiga, pengelolaan likuiditas perbankan guna memastikan sektor keuangan tetap sehat di tengah dinamika suku bunga global.

Kemampuan calon Gubernur dalam melakukan koordinasi dengan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan menjadi ujian pertama bagi pemimpin baru tersebut.

Kesimpulan

Wacana mengenai penunjukan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia merupakan isu strategis yang memiliki implikasi luas terhadap kepercayaan pasar. Sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada DPR menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga marwah independensi bank sentral dan menghormati mekanisme konstitusional.

Kini, bola panas berada di tangan DPR RI. Proses seleksi yang transparan, objektif, dan berbasis pada kompetensi teknokratis akan menjadi kunci utama. Keberhasilan dalam memilih pemimpin Bank Indonesia yang tepat akan menjadi fondasi kuat bagi stabilitas ekonomi Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks di masa depan.