Ekonom Danamon Prediksi Rupiah Tembus Rp18.032 per US$ pada Akhir 2026
Tekanan harga energi dunia dan risiko inflasi global menjadi pemicu utama pelemahan mata uang nasional.
Proyeksi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
Mata uang rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hingga akhir tahun 2026. Ekonom dari Bank Danamon mengeluarkan proyeksi bahwa nilai tukar rupiah dapat menyentuh angka Rp18.032 per dolar Amerika Serikat (US$).
Prediksi ini mencerminkan tantangan berat yang akan dihadapi ekonomi domestik dalam beberapa tahun ke depan. Kondisi pasar keuangan global diprediksi akan tetap volatil dan penuh ketidakpastian.
Faktor Utama Pemicu Tekanan Rupiah
Pelemahan nilai tukar ini tidak terjadi tanpa alasan yang kuat. Para ahli mengidentifikasi sejumlah faktor fundamental yang dapat memicu depresiasi rupiah secara berkelanjutan.