DWJ Manajement - PORTAL

Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Destry Segera Digelar, Kapan?

Oleh: DWJ-Manajement 11 Aug 2026
Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Destry Segera Digelar, Kapan?

Pentingnya Peran Gubernur Bank Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Pemilihan Gubernur Bank Indonesia bukan sekadar rotasi jabatan rutin. Jabatan ini memegang mandat besar dalam menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia. Di tengah tekanan geopolitik dunia dan fluktuasi suku bunga global, Bank Indonesia dituntut untuk tetap independen namun tetap selaras dengan tujuan pertumbuhan ekonomi nasional.

Seorang Gubernur BI harus memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan antara kebijakan moneter yang ketat guna menjaga inflasi dengan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Kemampuan komunikasi dengan pasar juga menjadi variabel penentu dalam menjaga ekspektasi inflasi dan kepercayaan investor terhadap mata uang Rupiah.

Dalam sesi fit and proper test nanti, DPR diprediksi akan memberikan pertanyaan-pertanyaan tajam yang mencakup beberapa aspek fundamental, di antaranya:

Strategi pengendalian inflasi dalam menghadapi gangguan rantai pasok global.

Kebijakan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

Digitalisasi sistem pembayaran dan pengembangan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC).

Penguatan peran BI dalam mendukung sektor keuangan hijau (green finance).

Mengenal Sosok Destry Damayanti dan Harapan Pasar

Nama Destry Damayanti telah menjadi sorotan dalam bursa calon pemimpin bank sentral. Sebagai sosok yang memiliki rekam jejak kuat di sektor keuangan dan kebijakan publik, ia dinilai memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengisi posisi strategis tersebut. Namun, pasar tetap menunggu hasil akhir dari ujian kelayakan yang akan dilakukan oleh legislatif.

Para pelaku pasar, mulai dari perbankan hingga manajer investasi, mengharapkan agar proses ini menghasilkan pemimpin yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga memiliki ketegasan dalam menjaga independensi bank sentral. Independensi adalah harga mati bagi Bank Indonesia agar kebijakan yang diambil murni berbasis pada data ekonomi, tanpa intervensi politik yang dapat merusak kredibilitas moneter.