DWJ Manajement - PORTAL

FTSE Russell Coret 29 Saham RI dari Indeks Global, Ini Daftarnya

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
FTSE Russell Coret 29 Saham RI dari Indeks Global, Ini Daftarnya

Kriteria Investasi Global: Banyak dana pensiun dan asuransi global memiliki kriteria ketat untuk hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertentu guna memitigasi risiko.

Dampak Terhadap Pasar Modal Indonesia

Penurunan 29 saham ke kategori micro cap ini diprediksi akan memberikan tekanan jangka pendek terhadap harga saham-saham tersebut. Investor perlu mewaspadai potensi aksi jual (sell-off) yang mungkin terjadi segera setelah tanggal efektif perubahan indeks tersebut berlaku.

Namun, di sisi lain, para analis pasar modal mencatat bahwa fenomena ini adalah bagian alami dari siklus pasar. Penurunan kapitalisasi pasar bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kinerja keuangan yang menurun, kondisi makroekonomi yang menekan sektor tertentu, hingga rendahnya minat beli investor terhadap saham tersebut dalam periode tertentu.

Bagi Bursa Efek Indonesia (BEI), hal ini menjadi pengingat penting bagi emiten untuk terus menjaga performa fundamental dan likuiditas saham mereka agar tetap mampu bersaing di panggung global dan tetap menarik bagi investor institusi mancanegara.

Daftar Emiten yang Terdampak Perubahan Klasifikasi

Meskipun daftar lengkap 29 emiten mencakup berbagai sektor, secara garis besar, perubahan ini mencakup emiten yang mengalami kontraksi pada nilai kapitalisasi pasarnya dalam beberapa bulan terakhir. Berikut adalah beberapa poin yang perlu diperhatikan terkait daftar emiten tersebut:

Emiten yang mengalami penurunan volume transaksi harian secara signifikan.

Emiten yang nilai kapitalisasi pasarnya berada di bawah ambang batas minimum small cap versi FTSE.

Emiten di sektor yang sedang mengalami tekanan sektoral secara luas di pasar global.

(Catatan: Investor disarankan untuk mengecek detail kode emiten secara langsung melalui rilis resmi bursa atau platform data keuangan untuk melihat daftar spesifik 29 saham tersebut guna melakukan analisis teknikal dan fundamental lebih lanjut).