DWJ Manajement - PORTAL

Gandeng Meta, Shopee Perluas Program Afiliasi ke Instagram

Oleh: DWJ-Manajement 06 Jul 2026
Gandeng Meta, Shopee Perluas Program Afiliasi ke Instagram

Perluas Jangkauan, Shopee Gandeng Meta: Kini Afiliator Bisa Raup Cuan Lewat Instagram Reels dan Feed

Langkah strategis memperkuat ekosistem social commerce di Asia Tenggara dan Brasil melalui integrasi fitur konten visual.

Dunia digital dan ekonomi kreatif kembali dikejutkan dengan langkah besar dari salah satu raksasa e-commerce di Asia Tenggara, Shopee. Dalam upaya memperkuat dominasinya di pasar social commerce, Shopee secara resmi mengumumkan perluasan program afiliasinya dengan menggandeng Meta, perusahaan induk Instagram. Melalui kolaborasi ini, para kreator konten kini memiliki peluang baru untuk meraup komisi melalui platform Instagram, khususnya lewat fitur Reels dan Feed.

Langkah ini menandai babak baru dalam strategi monetisasi bagi para content creator. Jika sebelumnya para afiliator Shopee banyak berfokus pada platform video panjang seperti YouTube atau platform media sosial lain seperti Facebook, kini kehadiran Instagram memberikan dimensi baru yang lebih visual dan interaktif. Perluasan ini tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga mencakup wilayah Asia Tenggara secara luas hingga ke Brasil, yang dikenal memiliki tingkat keterlibatan pengguna media sosial yang sangat tinggi.

Transformasi Social Commerce: Mengapa Instagram?

Keputusan Shopee untuk merambah Instagram bukanlah tanpa alasan yang kuat. Instagram, sebagai bagian dari ekosistem Meta, telah bertransformasi dari sekadar platform berbagi foto menjadi mesin pencari visual dan pusat inspirasi gaya hidup. Fitur Reels, yang menawarkan video pendek dengan algoritma yang sangat kuat, telah menjadi magnet bagi pengguna untuk menemukan produk-produk baru secara organik.

Dengan integrasi program afiliasi ini, alur belanja konsumen menjadi jauh lebih mulus (seamless). Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa langkah ini dianggap sangat strategis:

Visual yang Menggugah: Produk yang dipamerkan melalui Reels atau foto Feed yang estetis jauh lebih mudah menarik minat beli dibandingkan teks biasa.

Interaksi Tinggi: Fitur seperti Story dan Reels memungkinkan adanya interaksi langsung antara kreator dan pengikut, yang dapat mempercepat proses konversi penjualan.

Algoritma Discovery: Algoritma Instagram saat ini sangat mendukung konten kreator baru untuk ditemukan oleh audiens yang relevan, memberikan kesempatan yang sama bagi afiliator pemula maupun profesional.