Prosedur Pemeriksaan Spesifik untuk Setiap Armada
Menanggapi tantangan tersebut, Garuda Indonesia menegaskan bahwa penanganan terhadap armada tidak dilakukan secara general atau pukul rata. Perusahaan menerapkan kebijakan inspeksi yang berbasis pada data dan kondisi aktual di lapangan.
Setiap armada Garuda menjalani penanganan berdasarkan kondisi dan hasil pemeriksaan masing-masing. Hal ini dikarenakan setiap pesawat memiliki histori penerbangan, jenis mesin, serta tingkat paparan yang berbeda-beda. Tim teknisi ahli Garuda akan melakukan audit menyeluruh jika sebuah pesawat terdeteksi terbang melalui area yang terpapar abu vulkanik.
Beberapa langkah teknis yang dilakukan dalam proses inspeksi tersebut meliputi:
Borescope Inspection: Penggunaan kamera khusus untuk melihat bagian dalam mesin tanpa harus membongkar seluruh komponen, guna memastikan tidak ada penumpukan material vulkanik pada bilah turbin.
Engine Wash: Melakukan pencucian mesin secara menyeluruh untuk menghilangkan partikel abrasif yang mungkin menempel pada komponen internal.
Pemeriksaan Sensor Eksternal: Memastikan seluruh sensor udara dan instrumen navigasi eksternal bersih dan berfungsi dengan akurasi 100 persen.
Evaluasi Struktur: Mengecek bagian eksterior pesawat untuk memastikan tidak ada korosi atau kerusakan akibat partikel tajam dari abu vulkanik.
Komitmen Keselamatan dan Mitigasi Gangguan Jadwal