Garuda Indonesia Catat Pendapatan Rp 49,24 Triliun di Tengah Tantangan Harga Avtur
Pertumbuhan pendapatan konsolidasi tercatat naik 13,2% menjadi US$ 2,71 miliar.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menunjukkan performa keuangan yang impresif dalam periode terbaru. Maskapai pelat merah ini berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan yang signifikan di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan, Garuda mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar US$ 2,71 miliar. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, angka tersebut setara dengan Rp 49,24 triliun.
Pertumbuhan Pendapatan yang Signifikan
Pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 13,2% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Angka ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas finansial perusahaan di industri penerbangan nasional.