Tantangan Utama: Tekanan akibat kenaikan harga bahan bakar avtur.
Manajemen terus berupaya melakukan optimalisasi pendapatan untuk mengimbangi kenaikan biaya bahan bakar. Strategi efisiensi operasional menjadi kunci dalam menjaga margin keuntungan perusahaan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Garuda Indonesia berhasil menunjukkan resiliensi yang kuat dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit. Meskipun menghadapi tekanan dari harga avtur, kemampuan perusahaan dalam membukukan pendapatan sebesar Rp 49,24 triliun membuktikan efektivitas strategi bisnis yang dijalankan.