DWJ Manajement - PORTAL

Genjot Pertumbuhan Bisnis, BPD Bali Perkuat Layanan Digital

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
Genjot Pertumbuhan Bisnis, BPD Bali Perkuat Layanan Digital

Dukung Transformasi Digital, BPD Bali Perkuat Layanan QRIS Cross-Border untuk Wisatawan Mancanegara

Langkah strategis BPD Bali dalam mengakomodasi transaksi non-tunai guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan kemudahan wisatawan.

Bali, sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, terus mengalami transformasi yang signifikan dalam berbagai lini, tidak terkecuali dalam sektor sistem pembayaran. Menanggapi dinamika global yang bergerak cepat menuju masyarakat tanpa tunai (cashless society), Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengambil langkah proaktif dengan memperkuat infrastruktur layanan digitalnya.

Salah satu inovasi unggulan yang kini menjadi fokus utama adalah penguatan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), khususnya fitur Cross-Border. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan; BPD Bali menyadari bahwa kemudahan transaksi bagi wisatawan mancanegara merupakan kunci utama dalam meningkatkan pengalaman berbelanja dan berwisata, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal di Pulau Dewata.

Akselerasi Digitalisasi Perbankan di Pulau Dewata

Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah mengubah lanskap perbankan secara global. Bank-bank konvensional kini dituntut untuk tidak hanya menjadi tempat penyimpanan dana, tetapi juga menjadi penyedia solusi transaksi yang cepat, aman, dan efisien. BPD Bali, sebagai motor penggerak ekonomi di Bali, memahami betul urgensi ini.

Dengan memperkuat layanan digital, BPD Bali berusaha memperpendek jarak antara kebutuhan pasar dan ketersediaan layanan. Implementasi QRIS yang masif di berbagai titik strategis—mulai dari pusat perbelanjaan besar, hotel berbintang, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pelosok desa wisata—menunjukkan komitmen bank ini dalam mendukung ekosistem digital yang inklusif.

Penguatan ini tidak hanya sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah strategi untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang terjadi di Bali dapat tercatat secara digital, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi baik pedagang maupun pembeli. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong digitalisasi ekonomi nasional.

Keunggulan QRIS Cross-Border: Menembus Batas Transaksi

Salah satu terobosan yang paling dinantikan adalah fitur QRIS Cross-Border. Fitur ini memungkinkan wisatawan mancanegara untuk melakukan pembayaran di merchant yang menyediakan QRIS hanya dengan menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asal mereka. Inovasi ini sangat krusial mengingat Bali merupakan magnet bagi turis dari berbagai belahan dunia.