DWJ Manajement - PORTAL

GOTO Jadi Sasaran Jual Asing Saat IHSG Menguat

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
GOTO Jadi Sasaran Jual Asing Saat IHSG Menguat

```html

IHSG Menguat, Mengapa Saham GOTO Justru Jadi Sasaran Jual Asing? Ini Analisisnya

Kontras dengan tren positif pasar modal Indonesia, investor global justru melakukan aksi ambil untung atau keluar dari emiten teknologi raksasa ini.

Pasar modal Indonesia tengah menunjukkan performa yang cukup impresif dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan yang signifikan, didorong oleh optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik dan aliran modal masuk ke sektor-sektor unggulan. Namun, di tengah geliat positif tersebut, sebuah anomali terjadi pada salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Alih-alih ikut terangkat bersama arus kenaikan indeks, saham GOTO justru menjadi sasaran utama aksi jual oleh investor asing. Fenomena ini menciptakan diskoneksi antara performa pasar secara keseluruhan dengan pergerakan harga saham emiten teknologi tersebut. Kondisi ini memicu pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: mengapa saat pasar sedang "pesta", GOTO justru ditinggalkan oleh para pemain besar global?

Anomali Pergerakan GOTO di Tengah Reli IHSG

Secara teknis, IHSG seringkali digerakkan oleh saham-saham "big caps" dari sektor perbankan dan komoditas. Ketika aliran dana asing (foreign flow) masuk ke Indonesia, mereka cenderung mengincar sektor-sektor yang dianggap lebih stabil dan memiliki dividen yang menarik. Hal inilah yang membuat IHSG mampu menguat meski beberapa sektor lain mengalami tekanan.

Namun, GOTO berada dalam posisi yang berbeda. Sebagai representasi dari sektor teknologi yang masih berjuang menuju profitabilitas yang konsisten, GOTO seringkali dipandang memiliki profil risiko yang lebih tinggi. Saat investor asing melakukan realisasi keuntungan (profit taking) atau melakukan rebalancing portofolio, GOTO kerap menjadi salah satu instrumen yang dilepas untuk mengamankan likuiditas atau memindahkan modal ke sektor yang lebih defensif.

Aksi jual asing atau net foreign sell pada GOTO di tengah penguatan IHSG mengindikasikan adanya strategi pemilihan sektor yang sangat selektif oleh manajer investasi global. Mereka tampaknya lebih memilih untuk "bermain aman" di sektor perbankan atau infrastruktur dibandingkan menahan eksposur pada saham teknologi yang volatilitasnya masih cukup tinggi.

Faktor Penyebab Investor Asing Melepas GOTO

Ada beberapa faktor fundamental dan teknikal yang diduga kuat menjadi alasan di balik aksi jual asing terhadap saham GOTO. Memahami faktor-faktor ini sangat penting bagi investor ritel agar tidak terjebak dalam kepanikan pasar.

1. Fokus pada Profitabilitas dan Bottom Line

Meskipun GOTO telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengurangi kerugian operasional dan mendekati target EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) yang positif, investor asing masih cenderung bersikap wait and see. Pasar saat ini tidak lagi hanya melihat pertumbuhan transaksi atau Gross Merchandise Value (GMV), melainkan lebih fokus pada kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba bersih yang berkelanjutan.