Tracking Subjek yang Akurat: Kamera dapat terus mengikuti wajah atau objek yang bergerak dalam frame tanpa perlu bantuan tangan manusia.
Stabilitas Level Profesional: Menghasilkan rekaman video yang sangat halus, mendekati kualitas kamera cinema atau kamera aksi (action cam).
Sudut Pandang Dinamis: Kemampuan "mengangguk" memungkinkan pengambilan gambar dari sudut yang sulit dijangkau oleh smartphone standar.
Hands-Free Content Creation: Memungkinkan pengguna melakukan vlogging atau video call dengan posisi kamera yang selalu optimal meskipun ponsel diletakkan di permukaan yang tidak rata.
Sinergi Kecerdasan Buatan (AI) dan Perangkat Keras
Honor memahami bahwa perangkat keras yang canggih tidak akan bekerja maksimal tanpa "otak" yang cerdas. Oleh karena itu, Robot Phone ini dibekali dengan integrasi AI (Artificial Intelligence) yang sangat mendalam. AI dalam perangkat ini tidak hanya bertugas memproses warna atau pencahayaan, tetapi juga berperan sebagai pengontrol utama dari gerakan mekanis gimbal tersebut.
Sistem AI akan melakukan pemindaian lingkungan secara real-time untuk mengenali objek, manusia, hingga pola gerakan yang tidak terduga. Ketika AI mendeteksi adanya subjek yang bergerak menjauh atau mendekat, ia akan mengirimkan perintah instan ke motor gimbal untuk melakukan penyesuaian sudut. Hal ini menciptakan pengalaman pengambilan gambar yang sangat intuitif, seolah-olah ada seorang kameramen profesional yang mengoperasikan ponsel tersebut di balik layar.
Selain untuk keperluan videografi, kecerdasan buatan ini juga diimplementasikan pada fitur-fitur produktivitas. Misalnya, saat pengguna melakukan panggilan video (video call), kamera akan secara otomatis melakukan "eye contact" atau memastikan wajah pengguna tetap berada di tengah frame meskipun pengguna bergerak di dalam ruangan.