Meningkatkan kelembapan udara di area yang mengalami kekeringan ekstrem.
Membantu mengurangi polusi kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
Mencegah meluasnya area terbakar secara lebih masif.
Kesimpulan: Operasi modifikasi cuaca menggunakan dry ice dan garam terbukti efektif memicu hujan di Sumatra dan Kalimantan. Langkah ini menjadi strategi penting dalam mitigasi bencana kebakaran hutan guna menjaga kualitas udara dan kelestarian lingkungan di Indonesia.