DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Anjlok 3% Sepekan, Asing Malah Buru Saham Ini di Akhir Pekan

Oleh: DWJ-Manajement • 28 Sep 2026
IHSG Anjlok 3% Sepekan, Asing Malah Buru Saham Ini di Akhir Pekan

Salah satu sorotan utama dalam periode ini adalah masifnya aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Jika menilik data sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan angka jual bersih yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp77,52 triliun. Angka ini menunjukkan adanya eksodus modal yang signifikan dari pasar saham Indonesia.

Aksi jual bersih ini memberikan tekanan psikologis yang berat bagi investor domestik. Ketika investor asing, yang biasanya menjadi motor penggerak kenaikan indeks, justru memilih untuk keluar, pasar cenderung mengalami deflasi likuiditas yang membuat pergerakan harga menjadi sangat rentan terhadap penurunan lebih lanjut.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa net sell yang besar tidak selalu berarti sentimen negatif yang permanen. Seringkali, ini merupakan bagian dari rebalancing portofolio atau respon terhadap perubahan suku bunga global yang bersifat sementara.

Mengapa Investor Asing Malah Memburu Saham Tertentu di Akhir Pekan?

Di tengah badai penurunan IHSG, muncul sebuah anomali yang menarik perhatian para trader. Meski secara agregat mereka mencatatkan jual bersih, pada sesi perdagangan menjelang akhir pekan, terlihat adanya aliran dana masuk (net buy) yang terfokus pada beberapa saham pilihan. Ini adalah strategi yang sering disebut sebagai "hunting for value" atau berburu saham murah.

Ada beberapa alasan mengapa investor asing justru melakukan pembelian di tengah tren bearish:

1. Strategi Buy on Weakness

Banyak investor besar melihat penurunan IHSG sebesar 3 persen sebagai kesempatan emas untuk membeli saham-saham berkualitas tinggi (blue chip) dengan harga diskon. Ketika harga saham sudah menyentuh level support teknikal yang kuat, risiko penurunan lebih lanjut dianggap sudah mulai terbatas.

2. Rebalancing Portofolio

3. Antisipasi Rebound Pekan Depan

Pembelian di akhir pekan seringkali dilakukan untuk memposisikan diri sebelum pasar dibuka pada hari Senin. Mereka berharap dapat menangkap momentum pembalikan arah (rebound) yang mungkin terjadi setelah tekanan jual mencapai titik jenuh.

Sektor-Sektor yang Menjadi Incaran Investor Asing

Berdasarkan pantauan arus kas, tidak semua saham diborong. Investor asing terlihat sangat selektif dalam memilih emiten. Fokus mereka cenderung pada saham-saham dengan fundamental kokoh, likuiditas tinggi, dan valuasi yang sudah dianggap murah. Berikut adalah beberapa sektor yang menjadi pusat perhatian: