DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Koreksi 6 Hari Beruntun, Asing Terciduk Kompak Borong Saham Ini

Oleh: DWJ-Manajement 30 Jul 2026
IHSG Koreksi 6 Hari Beruntun, Asing Terciduk Kompak Borong Saham Ini

Saham lapis kedua (second liner) yang memiliki volatilitas tinggi.

Saham-saham yang sedang mengalami isu tata kelola atau perubahan regulasi.

Strategi Menghadapi Pasar yang Volatil

Bagi investor ritel, menghadapi IHSG yang sedang dalam tren koreksi selama enam hari berturut-turut memerlukan ketenangan dan strategi yang matang. Jangan terjebak dalam kepanikan (panic selling) jika fundamental saham yang Anda miliki masih terjaga.

Berikut adalah beberapa langkah strategis yang bisa Anda pertimbangkan:

Perhatikan Arus Kas Asing: Jika asing terus melakukan net buy di saham pilihan Anda, ini bisa menjadi konfirmasi bahwa koreksi mungkin akan segera berakhir.

Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging (DCA): Alih-alih memasukkan seluruh modal sekaligus, lakukan pembelian secara bertahap untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih baik.

Diversifikasi Portofolio: Jangan menaruh seluruh dana pada satu sektor saja. Seimbangkan antara saham growth dan saham defensive.

Tetapkan Stop Loss: Manajemen risiko adalah kunci. Tetapkan batasan toleransi kerugian agar modal Anda tetap terjaga jika koreksi berlanjut lebih dalam.

Kesimpulan

Koreksi IHSG selama enam hari berturut-turut hingga menyentuh level 6.091,39 memang memberikan tekanan psikologis bagi pelaku pasar. Namun, masuknya dana asing sebesar Rp8,97 triliun menjadi secercah cahaya di tengah kondisi pasar yang merah. Hal ini memberikan sinyal bahwa secara fundamental, pasar modal Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat di mata investor global.

Kunci utama saat ini adalah memperhatikan apakah akumulasi asing ini akan mampu mendorong IHSG untuk kembali ke level 6.100 dan seterusnya, ataukah tekanan jual domestik masih akan mendominasi. Investor disarankan untuk tetap waspada, memperhatikan arah arus modal, dan tetap disiplin pada rencana investasi masing-masing.