DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Lanjut Melesat, Asing Malah Kompak Obral 10 Saham Ini

Oleh: DWJ-Manajement 22 Jul 2026
IHSG Lanjut Melesat, Asing Malah Kompak Obral 10 Saham Ini

IHSG Terus Melesat Sembilan Hari Berturut-turut, Investor Asing Mulai 'Obral' di 10 Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan reli impresif dengan kenaikan sembilan hari beruntun, namun pergerakan investor asing menunjukkan dinamika yang unik melalui aksi jual pada sejumlah emiten pilihan.

Jakarta - Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah regional. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat terus melanjutkan tren penguatan yang sangat konsisten dalam sepekan terakhir. Hingga penutupan perdagangan terbaru, IHSG berhasil menguat tajam sebesar 1,74 persen dan ditutup di level psikologis 6.340,02.

Reli sembilan hari berturut-turut ini menjadi catatan penting bagi para pelaku pasar, mengingat jarang sekali indeks mampu mencatatkan kenaikan tanpa jeda dalam durasi sepanjang itu. Momentum penguatan ini memberikan sinyal optimisme yang kuat terhadap fundamental ekonomi domestik serta daya tarik pasar saham Indonesia di mata investor global.

Rekor Kenaikan Sembilan Hari Berturut-turut: Sinyal Bullish yang Kuat

Kenaikan IHSG yang mencapai 1,74 persen dalam satu sesi perdagangan merupakan angka yang cukup signifikan untuk ukuran pasar saham yang sedang dalam fase konsolidasi. Dengan menyentuh level 6.340,02, IHSG kini tengah berupaya menembus batas resistensi kuat yang sempat membayangi pergerakan indeks dalam beberapa bulan terakhir.

Keberhasilan IHSG untuk naik selama sembilan hari berturut-turut mencerminkan adanya akumulasi beli yang masif di berbagai sektor. Para analis menilai bahwa penguatan ini tidak hanya didorong oleh satu sektor tunggal, melainkan adanya partisipasi merata dari sektor perbankan, infrastruktur, hingga konsumsi.

Analisis Teknis Pergerakan Indeks

Secara teknikal, kenaikan yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa tren bullish sedang terbentuk dengan pola yang sehat. Volume transaksi yang menyertai kenaikan indeks juga menunjukkan partisipasi yang cukup aktif dari investor ritel maupun institusi. Level 6.300 kini telah berubah fungsi dari area resistensi menjadi area support psikologis yang baru.

Jika IHSG mampu mempertahankan momentum ini dan bertahan di atas level 6.300, maka target selanjutnya adalah menguji level 6.400 hingga 6.500. Namun, investor tetap diingatkan untuk waspada terhadap potensi koreksi teknikal, mengingat kenaikan yang terlalu tajam dalam waktu singkat biasanya akan diikuti oleh aksi ambil untung atau profit taking oleh para pemegang saham.

Dinamika Arus Modal Asing: Antara Net Buy dan Aksi Jual Saham Tertentu

Meskipun IHSG secara keseluruhan menunjukkan performa yang sangat positif, terdapat sebuah anomali menarik yang terjadi pada arus modal asing. Di satu sisi, investor asing secara total mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp31,36 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa secara agregat, kepercayaan asing terhadap pasar Indonesia masih cukup tinggi.

Namun, di sisi lain, terdapat fenomena "obral" yang dilakukan oleh investor asing pada sejumlah emiten tertentu. Para investor asing terlihat secara kompak melakukan aksi jual pada 10 saham pilihan. Fenomena ini sering kali dianggap sebagai strategi rotasi sektor atau sekadar aksi ambil untung setelah saham-saham tersebut mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.