DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Masih Merah, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari ini

Oleh: DWJ-Manajement • 28 Sep 2026
IHSG Masih Merah, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari ini

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Sebagai pemimpin di sektor perbankan, BBCA tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari keamanan (defensive stock). Meskipun IHSG melemah, BBCA cenderung memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan saham lainnya. Dukungan dana murah (low cost of fund) dan manajemen risiko yang solid menjadikannya pilihan aman saat pasar sedang bergejolak.

2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

BBRI memiliki eksposur yang kuat di sektor mikro yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Saat terjadi koreksi pasar, BBRI sering kali menjadi target value investing karena rasio dividen yang menarik dan kinerja laba yang tetap tumbuh stabil. Area support saat ini menjadi titik masuk yang cukup menarik.

3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Sektor telekomunikasi bersifat defensif karena layanan data telah menjadi kebutuhan primer masyarakat. TLKM diprediksi akan tetap stabil karena arus kas yang kuat. Penurunan harga pada saham ini sering kali merupakan peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi di harga bawah.

4. PT Astra International Tbk (ASII)

Astra merupakan proksi ekonomi Indonesia. Jika sentimen pasar mulai membaik dan konsumsi domestik terjaga, ASII akan menjadi salah satu saham pertama yang merespons positif. Secara teknikal, posisi harga ASII saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda konsolidasi yang sehat untuk menuju pemulihan.

5. PT Hasnur Internasional Resources Tbk (HRUM)

Sesuai dengan berita rencana buyback sebesar 111 juta saham, HRUM menjadi saham yang sangat menarik untuk diperhatikan. Aksi korporasi ini memberikan katalis positif yang dapat mendorong harga saham naik secara independen dari pergerakan indeks secara keseluruhan.

Kesimpulan

Kondisi IHSG yang berada di zona merah dengan tekanan jual asing sebesar Rp440 miliar memang menuntut sikap hati-hati dari para investor. Namun, perubahan kebijakan BEI mengenai penghapusan floor price dan adanya aksi korporasi seperti buyback HRUM memberikan dinamika baru di pasar. Kunci utama dalam menghadapi situasi ini adalah tetap fokus pada saham-saham dengan fundamental kuat, memperhatikan manajemen risiko, dan memanfaatkan momentum koreksi pada saham-saham berkualitas seperti BBCA, BBRI, TLKM, ASII, dan HRUM untuk membangun portofolio yang lebih tangguh.