BMRI (PT Bank Mandiri Tbk): Ikut terseret arus keluar modal asing di sektor finansial.
TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Sektor telekomunikasi mengalami tekanan akibat rotasi sektor.
ASII (PT Astra International Tbk): Penjualan asing menyasar sektor otomotif dan konglomerasi.
UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk): Saham konsumsi mengalami tekanan jual ritel dan asing.
ICBP (PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk): Pergerakan saham konsumsi cenderung stagnan dan terpapar sell-off.
AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Saham ritel konsumsi ikut terdampak sentimen pasar yang melemah.
BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk): Sektor perbankan kembali menjadi motor penggerak arus keluar.
PGAS (PT Perusahaan Gas Negara Tbk): Sektor energi mengalami tekanan akibat fluktuasi harga komoditas global.
Faktor Pemicu Pelemahan Pasar
Setidaknya ada tiga faktor utama yang diidentifikasi oleh para analis sebagai penyebab pelemahan IHSG dan masifnya aksi jual asing pada perdagangan kali ini:
1. Sentimen Menjelang Libur Panjang
Secara historis, menjelang masa libur panjang, likuiditas pasar cenderung menurun. Investor institusi besar, terutama asing, sering kali melakukan realisasi keuntungan untuk menjaga stabilitas portofolio mereka sebelum memasuki masa jeda perdagangan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko jika terjadi berita tidak terduga (unexpected news) selama pasar sedang tutup.
2. Ketidakpastian Ekonomi Global