DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Menguat Tipis, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Oleh: DWJ-Manajement 03 Aug 2026
IHSG Menguat Tipis, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

1. DRMA: Memanfaatkan Momentum Ekosistem Kendaraan Listrik (EV)

Sektor pendukung kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia tengah menjadi perhatian serius. PT Dharma Pola (DRMA) muncul sebagai salah satu pemain yang menarik untuk dicermati. Perusahaan ini mulai memperkuat posisinya dengan menghadirkan solusi pengisi daya atau charging station untuk kendaraan listrik.

Langkah DRMA ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia yang tengah gencar mendorong transisi energi hijau dan hilirisasi industri baterai serta kendaraan listrik. Dengan meningkatnya populasi pengguna kendaraan listrik di tanah air, permintaan terhadap infrastruktur pengisian daya diprediksi akan terus tumbuh secara eksponensial. Hal ini memberikan prospek pertumbuhan pendapatan jangka panjang yang menjanjikan bagi DRMA.

2. SMRA: Ekspansi Strategis di Kawasan Serpong CBD

Di sektor properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus menunjukkan agresivitasnya dalam melakukan ekspansi lahan dan pengembangan kawasan. Salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah kelanjutan pengembangan Serpong Central Business District (CBD).

Pengembangan kawasan Serpong CBD bukan sekadar pembangunan hunian, melainkan penciptaan ekosistem kota mandiri yang terintegrasi dengan pusat komersial, pendidikan, dan infrastruktur modern. Strategi ini dinilai sangat tepat mengingat permintaan akan properti di kawasan penyangga ibu kota tetap tinggi. Pengembangan kawasan yang terencana dengan baik seperti yang dilakukan SMRA mampu memberikan stabilitas arus kas melalui penjualan unit residensial maupun penyewaan lahan komersial.

3. ELSA: Sinyal Positif dari Aksi Buyback Rp100 Miliar

Sentimen positif juga datang dari PT Elnusa Tbk (ELSA). Perusahaan penyedia jasa energi ini telah mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp100 miliar. Langkah ini merupakan sinyal kuat dari manajemen bahwa perusahaan menilai harga sahamnya saat ini masih berada di bawah nilai intrinsik (undervalued).

Secara teoritis, aksi buyback dapat memberikan dampak positif terhadap harga saham karena mengurangi jumlah saham yang beredar di publik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan laba per saham (Earnings Per Share/EPS). Bagi investor, aksi korporasi ini sering kali dianggap sebagai bentuk kepercayaan diri manajemen terhadap kinerja keuangan perusahaan di masa depan.

Rekomendasi Strategi Investasi Hari Ini

Melihat kondisi pasar yang sedang bergerak menguat tipis, investor disarankan untuk tetap menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin. Berikut adalah beberapa poin yang dapat dijadikan panduan dalam mengambil keputusan investasi hari ini: