DWJ Manajement - PORTAL

Ingin Bisnis Berkembang? Ini Alasan UMKM Perlu Gunakan QRIS

Oleh: DWJ-Manajement 02 Aug 2026
Ingin Bisnis Berkembang? Ini Alasan UMKM Perlu Gunakan QRIS

Dengan beralih ke QRIS, semua transaksi tercatat secara digital dan langsung masuk ke rekening merchant. Hal ini memberikan rasa aman yang lebih tinggi baik bagi penjual maupun pembeli. Tidak ada lagi drama mencari uang receh untuk kembalian atau rasa khawatir akan keaslian lembaran uang yang diterima.

Membangun Rekam Jejak Digital untuk Akses Permodalan

Satu hambatan terbesar yang sering dialami UMKM saat ingin mengembangkan skala bisnis adalah kesulitan mendapatkan akses pemodalan dari perbankan. Banyak pelaku usaha kecil yang sulit mengajukan pinjaman karena tidak memiliki laporan keuangan yang rapi atau arus kas yang terdokumentasi dengan baik.

Penggunaan QRIS secara otomatis akan menciptakan "jejak digital" atau digital footprint bagi pelaku usaha. Setiap transaksi yang masuk melalui QRIS akan tercatat secara sistematis dalam laporan mutasi rekening. Data ini merupakan aset yang sangat berharga.

Ketika UMKM ingin mengajukan kredit usaha ke bank, laporan transaksi digital ini dapat menjadi bukti kuat mengenai kredibilitas dan kesehatan arus kas bisnis mereka. Bank akan lebih mudah melakukan penilaian risiko (*credit scoring*) terhadap pelaku usaha yang memiliki catatan transaksi digital yang konsisten, dibandingkan dengan mereka yang hanya mengandalkan pencatatan manual di buku tulis.

3. Kemudahan Manajemen Keuangan dan Pembukuan

Banyak pemilik UMKM yang kesulitan memisahkan antara uang pribadi dan uang usaha. Hal ini seringkali menyebabkan keuangan bisnis menjadi berantakan dan sulit untuk dievaluasi pertumbuhannya.

Dengan menggunakan QRIS, arus uang masuk ke dalam bisnis menjadi lebih teratur. Setiap rupiah yang diterima dari pelanggan tercatat secara otomatis. Hal ini memudahkan pelaku usaha dalam:

Memantau omzet harian, mingguan, hingga bulanan secara akurat.

Mengetahui produk mana yang paling laris berdasarkan pola pembayaran.

Melakukan perencanaan stok barang berdasarkan tren pendapatan.

Mempermudah proses pelaporan pajak di kemudian hari.

Menghadapi Tantangan di Era Ekonomi Digital