DWJ Manajement - PORTAL

Jasa Marga Ungkap Tiga Pilar Layanan untuk Tingkatkan Pengalaman Pengguna

Oleh: DWJ-Manajement 29 Aug 2026
Jasa Marga Ungkap Tiga Pilar Layanan untuk Tingkatkan Pengalaman Pengguna

Revitalisasi Rest Area: Lebih dari Sekadar Tempat Berhenti

Pilar kedua adalah transformasi layanan di rest area atau tempat istirahat dan pelayanan (TIP). Jasa Marga menyadari bahwa rest area kini telah bergeser fungsinya. Jika dahulu rest area hanya dianggap sebagai tempat untuk sekadar buang air atau makan singkat, kini fasilitas tersebut telah menjadi bagian dari gaya hidup pengguna jalan, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh atau wisata.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Jasa Marga melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap fasilitas rest area. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang lengkap, bersih, dan nyaman. Fokus utama dalam pengembangan rest area mencakup peningkatan standar higienitas, keragaman kuliner, hingga ketersediaan fasilitas penunjang modern.

Transformasi Fasilitas untuk Kenyamanan Maksimal

Beberapa pengembangan strategis yang dilakukan di area istirahat meliputi:

Peningkatan Standar Fasilitas Sanitasi: Memastikan toilet selalu dalam kondisi bersih, wangi, dan memiliki ketersediaan air yang cukup, yang merupakan indikator utama kepuasan pengguna.

Pemberdayaan UMKM Lokal: Menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk lokal, sehingga rest area juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi daerah.

Penyediaan Fasilitas Kendaraan Listrik (EV Charging Station): Seiring dengan tren kendaraan listrik di Indonesia, Jasa Marga mempercepat penyediaan infrastruktur pengisian daya listrik di titik-titik strategis rest area.

Area Istirahat yang Ramah Keluarga: Menyediakan ruang terbuka hijau atau area bermain yang aman bagi pengguna jalan yang membawa anak-anak.

Dengan konsep rest area yang lebih modern dan inklusif, diharapkan kelelahan pengemudi dapat diminimalisir, yang pada akhirnya akan menekan angka kecelakaan akibat faktor fatigue (kelelahan).

Digitalisasi Informasi: Navigasi Pintar di Era Modern

Pilar ketiga yang tidak kalah penting adalah optimalisasi layanan informasi. Di era digital saat ini, informasi yang cepat dan akurat adalah kebutuhan primer bagi setiap pengendara. Pengguna jalan tol kini mengharapkan informasi mengenai kondisi kemacetan, kecelakaan, hingga estimasi waktu tempuh dapat diakses langsung dari genggaman mereka.

Jasa Marga terus memperkuat integrasi teknologi informasi untuk memberikan navigasi yang lebih cerdas. Melalui berbagai kanal digital, perusahaan berupaya menghilangkan ketidakpastian yang sering dialami pengguna saat berada di jalan tol. Informasi mengenai penutupan jalan sementara akibat perbaikan, hingga informasi mengenai gangguan di ruas jalan tertentu, disampaikan secara transparan dan real-time.