Kepastian Operasional: Dengan biaya yang transparan, pelaku usaha dapat menghindari kejutan biaya di akhir periode yang sering kali mengganggu arus kas (cash flow).
Keadilan bagi Penjual Kecil: Transparansi memastikan bahwa pelaku UMKM tidak dirugikan oleh biaya-biaya tersembunyi yang sulit diidentifikasi sebelumnya.
Memperkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Digital
Salah satu misi utama pemerintah saat ini adalah menjadikan produk lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri, terutama di tengah gempuran produk impor di platform e-commerce. Kemendag meyakini bahwa dengan adanya transparansi biaya, produk lokal akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing.
Selama ini, salah satu tantangan terbesar produk lokal adalah penentuan harga jual yang kompetitif. Jika seorang penjual tidak mengetahui secara pasti berapa biaya yang harus mereka keluarkan untuk setiap produk yang terjual, mereka berisiko menetapkan harga yang terlalu rendah (yang berujung pada kerugian) atau terlalu tinggi (yang membuat produk tidak laku).
Dengan fitur transparansi biaya ini, penjual produk lokal dapat:
Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan lebih presisi.
Menetapkan harga jual yang kompetitif namun tetap menguntungkan.
Melakukan efisiensi pada strategi promosi berdasarkan data biaya yang nyata.