DWJ Manajement - PORTAL

Kenapa Messi Sering 'Bengong' di Tengah Pertandingan?

Oleh: DWJ-Manajement 16 Jul 2026
Kenapa Messi Sering 'Bengong' di Tengah Pertandingan?

Rahasia Jenius di Balik Diamnya Sang Raja: Mengapa Messi Sering 'Bengong' di Tengah Pertandingan?

Bagi mata orang awam, pemandangan Lionel Messi yang berdiri diam di tengah lapangan sering kali dianggap sebagai momen di mana ia kehilangan energi atau bahkan kehilangan fokus. Di tengah intensitas pertandingan sepak bola modern yang menuntut mobilitas tinggi dan tekanan konstan, melihat seorang pemain bintang hanya berdiri menatap kosong ke arah lapangan bisa dianggap sebagai sebuah anomali, atau bahkan tanda kelelahan.

Namun, bagi para analis taktik dan pecinta sepak bola sejati, momen "diam" Messi bukanlah sebuah kekosongan. Ada sesuatu yang sedang terjadi di dalam kepalanya. Fenomena yang sering disebut sebagai "bengong" ini ternyata bukan sekadar jeda fisik, melainkan sebuah proses mental yang sangat kompleks. Sebuah studi sains terbaru mengungkapkan bahwa apa yang tampak seperti lamunan tersebut sebenarnya adalah strategi kognitif tingkat tinggi yang memungkinkan Messi melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan pemain lain.

Fenomena "Bengong" yang Menipu Mata

Sepak bola adalah olahraga yang sangat dinamis. Pemain diharapkan untuk terus bergerak, melakukan pressing, dan menjaga posisi. Dalam konteks ini, Lionel Messi sering kali terlihat "terputus" dari aliran permainan selama beberapa detik. Ia mungkin berdiri di lingkaran tengah, atau sekadar berjalan lambat sambil menatap ke satu arah tanpa melakukan kontak fisik dengan bola.

Kritik sering kali muncul dalam momen-momen seperti ini. Beberapa pengamat sempat mempertanyakan apakah usia atau beban pertandingan mulai memengaruhi stamina sang maestro. Namun, jika kita melihat hasil akhirnya—sebuah umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan atau gol yang lahir dari pergerakan tiba-tiba—kita menyadari bahwa diamnya Messi adalah sebuah persiapan.

Ia tidak sedang beristirahat dalam arti pasif. Ia sedang melakukan apa yang disebut oleh para ahli sebagai "pemrosesan informasi tingkat lanjut". Alih-alih hanya bereaksi terhadap apa yang sedang terjadi (reaktif), Messi menggunakan momen diamnya untuk mensimulasikan apa yang akan terjadi (proaktif).

Penjelasan Sains: Peran Default Mode Network (DMN)

Secara neurosains, fenomena ini dapat dijelaskan melalui aktivitas otak yang disebut dengan Default Mode Network (DMN). DMN adalah sekumpulan jaringan saraf di otak yang menjadi sangat aktif justru ketika seseorang tidak sedang fokus secara intens pada tugas eksternal yang spesifik, seperti saat sedang melamun atau berimajinasi.

Ketika pemain lain sedang dalam mode "fokus penuh" (menggunakan sistem perhatian eksternal untuk mengejar bola atau menjaga lawan), otak mereka sangat terikat pada stimulasi fisik di depan mata. Hal ini sangat penting untuk koordinasi motorik, namun memiliki keterbatasan dalam hal kreativitas jangka panjang dan pemecahan masalah yang kompleks.

Sebaliknya, saat Messi terlihat "bengong", otaknya kemungkinan besar sedang beralih ke mode DMN. Dalam mode ini, otak melakukan hal-hal berikut: