DWJ Manajement - PORTAL

Komdigi Beri Imbauan Jaga Ruang Digital Jelang Aksi 27 Agustus

Oleh: DWJ-Manajement 27 Aug 2026
Komdigi Beri Imbauan Jaga Ruang Digital Jelang Aksi 27 Agustus

```html

Komdigi Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Ruang Digital Jelang Aksi 27 Agustus, Hindari Provokasi dan Hoaks

JAKARTA - Menjelang rencana aksi massa yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus mendatang, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah meminta warga untuk tetap menjaga etika, kesantunan, dan kondusivitas di ruang digital guna mencegah terjadinya eskalasi konflik yang tidak diinginkan.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dalam menghadapi potensi lonjakan arus informasi yang sering kali disertai dengan narasi provokatif, ujaran kebencian, hingga penyebaran berita bohong atau hoaks. Komdigi menekankan bahwa ruang digital harus tetap menjadi sarana komunikasi yang sehat, bukan justru menjadi pemicu perpecahan di tengah situasi politik atau sosial yang dinamis.

Menghadapi Eskalasi Massa di Dunia Nyata dan Digital

Penyampaian aspirasi di muka umum merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. Namun, fenomena yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa ketegangan di lapangan sering kali diperparah oleh situasi di dunia maya. Informasi yang simpang siur dan tidak terverifikasi dapat dengan cepat memicu emosi massa, yang pada akhirnya berisiko menimbulkan kerusuhan fisik.

Pihak Komdigi menyadari bahwa menjelang aksi 27 Agustus, aktivitas di berbagai platform media sosial seperti X (dahulu Twitter), Instagram, TikTok, hingga WhatsApp Group akan mengalami peningkatan intensitas yang signifikan. Dalam kondisi seperti ini, penyebaran konten yang bersifat agitasi atau ajakan untuk melakukan tindakan anarkis menjadi ancaman nyata bagi stabilitas keamanan nasional.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Komdigi memperketat pemantauan terhadap lalu lintas informasi digital. Hal ini dilakukan bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan untuk memastikan bahwa setiap informasi yang beredar tetap berada dalam koridor hukum dan tidak menyesatkan publik.

Fokus Utama: Menekan Ujaran Kebencian dan Provokasi

Dalam pernyataannya, Komdigi menyoroti dua poin krusial yang harus diwaspadai oleh pengguna internet: ujaran kebencian (hate speech) dan provokasi. Keduanya merupakan "bahan bakar" utama dalam menciptakan polarisasi yang tajam di tengah masyarakat.

Bahaya Disinformasi di Tengah Ketidakpastian