Konektivitas dengan Whoosh: Menghubungkan Jakarta dan Bandung secara Seamless
Salah satu poin paling menarik dari bocoran rencana pengembangan ini adalah rencana penyambungan jalur menuju Stasiun Whoosh. Jika rencana ini terealisasi, maka perjalanan dari wilayah Jakarta Utara atau Kelapa Gading menuju Bandung melalui kereta cepat akan menjadi jauh lebih mudah.
Bayangkan seorang penumpang yang tinggal di sekitar jalur LRT Jakarta dapat naik LRT, berpindah ke MRT atau KRL di Dukuh Atas, dan langsung masuk ke Stasiun Whoosh tanpa harus keluar dari sistem transportasi terintegrasi. Konsep seamless mobility inilah yang ingin diwujudkan oleh pemerintah DKI Jakarta.
Integrasi dengan Whoosh bukan hanya soal kenyamanan penumpang, tetapi juga soal memperkuat konektivitas antar-kota. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di koridor Jakarta-Bandung, karena mobilitas orang dan barang menjadi jauh lebih efektif dan efisien.
Dampak Ekonomi dan Pengembangan Kawasan TOD
Perluasan jalur LRT Jakarta ini juga diprediksi akan memicu ledakan pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor jalur baru tersebut. Pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD) akan menjadi fokus utama.
Beberapa dampak ekonomi yang diharapkan antara lain:
Peningkatan Nilai Properti: Kawasan di sepanjang jalur baru LRT Jakarta akan mengalami kenaikan nilai tanah dan properti secara signifikan.
Pertumbuhan Bisnis Retail: Stasiun-stasiun baru akan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, di mana gerai ritel, kuliner, dan jasa akan tumbuh subur untuk melayani pengguna transportasi.
Penciptaan Lapangan Kerja: Pembangunan infrastruktur hingga operasional layanan transportasi akan menyerap banyak tenaga kerja.