DWJ Manajement - PORTAL

Maju Jadi Calon Gubernur BI, Ini Visi Destry Damayanti!

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Maju Jadi Calon Gubernur BI, Ini Visi Destry Damayanti!

Ketahanan Sektor Keuangan: Memperkuat kebijakan makroprudensial untuk mencegah risiko sistemik dan menjaga stabilitas sektor keuangan dari guncangan eksternal.

Digitalisasi Ekonomi dan Masa Depan Sistem Pembayaran

Salah satu aspek yang menjadi sorotan dalam visi Destry adalah mengenai transformasi digital. Ia memandang bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan bagi sebuah bank sentral di era modern. Destry berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan infrastruktur pembayaran digital yang lebih efisien, seperti pengembangan Rupiah Digital (Central Bank Digital Currency/CBDC) yang aman dan terpercaya.

Menurutnya, kemajuan teknologi finansial (fintech) harus dikelola sedemikian rupa agar dapat mendukung inklusi keuangan hingga ke lapisan masyarakat terbawah, namun tetap dalam pengawasan ketat untuk meminimalisir risiko siber. Dengan sistem pembayaran yang kuat, transaksi ekonomi dapat berjalan lebih cepat, murah, dan transparan.

Sinergi Kebijakan: Harmonisasi Moneter dan Fiskal

Destry juga menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal yang dijalankan oleh Pemerintah. Dalam sejarah ekonomi Indonesia, koordinasi yang baik antara BI dan Kementerian Keuangan terbukti menjadi kunci utama dalam melewati berbagai krisis ekonomi.

Ia berargumen bahwa kebijakan suku bunga tidak boleh berdiri sendiri. Kebijakan tersebut harus sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja. Tanpa adanya sinergi, kebijakan moneter yang ketat berisiko menghambat pertumbuhan, sementara kebijakan fiskal yang terlalu ekspansif berisiko memicu inflasi yang tidak terkendali.

Tantangan Berat di Depan Mata

Meskipun visi yang ditawarkan terlihat komprehensif, jalan menuju kursi Gubernur Bank Indonesia tentu tidaklah mudah. Destry Damayanti harus melewati serangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang ketat, baik di tingkat Dewan Komisioner maupun di hadapan DPR RI.

Beberapa tantangan nyata yang harus dihadapi oleh calon Gubernur BI mendatang antara lain: