DWJ Manajement - PORTAL

MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

Oleh: DWJ-Manajement 17 Sep 2026
MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

MBMA Siapkan Dana Rp1,38 Triliun untuk Buyback Saham, Upaya Tingkatkan Kepercayaan Investor

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham perusahaan. Langkah besar ini melibatkan alokasi dana yang sangat signifikan, yakni mencapai Rp1,38 triliun.

Langkah Strategis MBMA Perkuat Struktur Permodalan

Emiten yang bergerak di sektor penyedia bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) ini tengah mengambil langkah korporasi yang cukup agresif. Melalui rencana buyback tersebut, PT Merdeka Battery Materials Tbk berencana untuk menyerap kembali sebanyak 1,465 miliar lembar saham dari pasar.

Keputusan ini diambil di tengah dinamika pasar modal yang fluktuatif, di mana manajemen perusahaan menilai bahwa nilai pasar saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental serta prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Dengan melakukan buyback, perusahaan bertujuan untuk mengoptimalkan struktur modal serta memberikan sinyal positif kepada para pemegang saham mengenai kepercayaan manajemen terhadap masa depan perusahaan.

Langkah buyback ini bukan sekadar aksi korporasi rutin. Bagi perusahaan sekelas MBMA yang memiliki keterkaitan erat dengan rantai pasok global industri kendaraan listrik, aksi ini merupakan instrumen untuk mengelola rasio keuangan dan meningkatkan nilai intrinsik saham di mata investor domestik maupun internasional.

Detail Teknis Rencana Pembelian Kembali Saham

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rencana aksi korporasi ini akan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

Jumlah Saham yang Dibeli Kembali: Maksimal 1,465 miliar lembar saham.

Total Alokasi Dana: Maksimal Rp1,38 triliun.

Tujuan Utama: Memperkuat struktur permodalan dan merespons valuasi pasar.

Meskipun angka Rp1,38 triliun tergolong sangat besar, hal ini dipandang proporsional jika dibandingkan dengan posisi kas dan kapasitas finansial MBMA yang terus bertumbuh seiring dengan pengembangan proyek-proyek strategisnya di sektor nikel dan bahan baku baterai.