DWJ Manajement - PORTAL

Menteri PU Sebut Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Oleh: DWJ-Manajement 23 Aug 2026
Menteri PU Sebut Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Pemantauan Debit Air: Melalui sistem hidrologi, kementerian memantau perubahan debit air secara real-time untuk memberikan peringatan dini jika terjadi penurunan drastis.

Manajemen Sedimentasi: Melakukan pembersihan atau pengerukan pada titik-titik yang terindikasi mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur.

Koordinasi Lintas Sektoral: Bekerja sama dengan otoritas pelabuhan dan dinas perhubungan untuk memastikan regulasi keselamatan pelayaran tetap dipatuhi sesuai dengan kondisi kedalaman sungai.

Tantangan Pengelolaan Sungai di Musim Kemarau

Secara teknis, tantangan utama dalam pengelolaan sungai besar seperti Barito adalah manajemen sedimentasi. Meskipun debit air mencukupi, masalah pendangkalan di beberapa titik seringkali menjadi kendala bagi kapal-kapal dengan draf (bagian kapal yang terendam air) yang besar.

Sedimentasi dan Pendalaman Alur

Sedimentasi adalah proses alami di mana material seperti pasir dan lumpur mengendap di dasar sungai. Di musim kemarau, ketika volume air menurun, dampak dari sedimentasi ini akan terasa lebih nyata karena jarak antara dasar sungai dan permukaan air menjadi lebih pendek. Hal ini dapat menyebabkan kapal menabrak dasar sungai atau bahkan terjebak.

Oleh karena itu, perhatian terhadap normalisasi sungai dan pengerukan alur pelayaran menjadi agenda rutin yang penting bagi Kementerian PU untuk menjaga kesinambungan ekonomi di wilayah Kalimantan. Keberlanjutan jalur logistik ini menjadi kunci agar biaya logistik tidak membengkak akibat kendala teknis di jalur transportasi air.

Pemerintah juga terus mendorong penggunaan teknologi pemetaan dasar sungai yang lebih akurat untuk memetakan titik-titik pendangkalan secara presisi, sehingga tindakan mitigasi seperti pengerukan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efisien secara anggaran.

Kesimpulan

Pernyataan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan kepastian bahwa Sungai Barito saat ini masih dalam kondisi aman dan dapat dilalui oleh kapal-kapal pengangkut logistik. Isu kekeringan yang beredar tidaklah akurat secara keseluruhan, meskipun fluktuasi debit air akibat faktor cuaca tetap menjadi perhatian serius pemerintah.

Dengan tetap terjaganya kelancaran alur pelayaran, diharapkan stabilitas ekonomi di Kalimantan, khususnya dalam distribusi komoditas batubara dan kelapa sawit, dapat terus berjalan tanpa gangguan berarti. Kementerian PU akan terus melakukan pengawasan dan langkah mitigasi guna memastikan infrastruktur sungai tetap mendukung mobilitas ekonomi nasional.