DWJ Manajement - PORTAL

Orang RI Punya Kebiasaan Aneh Saat Beli Emas

Oleh: DWJ-Manajement 18 Sep 2026
Orang RI Punya Kebiasaan Aneh Saat Beli Emas

Pesan Pakar: Jangan Terjebak Tren, Manfaatkan Koreksi Harga

Menanggapi fenomena unik ini, pengamat ekonomi dan praktisi investasi, Yos Iman Dappu, memberikan catatan kritis terkait kebiasaan masyarakat Indonesia. Menurutnya, strategi yang dilakukan mayoritas masyarakat saat ini sangat berisiko dan tidak sesuai dengan kaidah investasi jangka panjang yang sehat.

Yos menekankan bahwa kunci sukses dalam berinvestasi emas bukanlah seberapa banyak jumlah yang dibeli saat harga naik, melainkan seberapa cerdas investor memanfaatkan momentum saat harga sedang turun. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih sabar dalam menunggu momentum koreksi harga.

"Harusnya, justru saat harga sedang turun atau mengalami koreksi, itulah saat terbaik bagi kita untuk menambah portofolio emas. Membeli saat harga sedang melambung tinggi hanya akan membuat margin keuntungan kita menjadi sangat tipis, atau bahkan berisiko mengalami kerugian jika harga tiba-tiba berbalik arah," ungkapnya.

Strategi yang disarankan oleh para ahli adalah melakukan akumulasi secara bertahap saat harga mengalami penurunan teknis. Dengan cara ini, harga rata-rata pembelian (average price) investor akan menjadi lebih rendah, sehingga ketika harga emas kembali naik ke level tertinggi barunya, potensi keuntungan yang didapatkan akan jauh lebih optimal.

Risiko Membeli Emas Saat Harga Sedang Tinggi

Jika masyarakat terus mengulangi kebiasaan membeli di harga puncak, ada beberapa risiko jangka panjang yang perlu diwaspadai:

Margin Keuntungan yang Tipis: Karena membeli di harga tinggi, selisih antara harga beli dan harga jual kembali (buyback) menjadi sangat kecil, sehingga keuntungan yang didapat tidak sebanding dengan waktu tunggu investasi.

Risiko Floating Loss: Pasar keuangan bersifat dinamis. Jika terjadi perubahan sentimen global secara tiba-tiba, harga emas bisa jatuh, dan investor yang baru saja membeli di puncak akan langsung mengalami kerugian secara nilai buku.

Opportunity Cost: Modal yang habis digunakan untuk membeli emas di harga mahal sebenarnya bisa dialokasikan ke instrumen lain yang sedang berada di harga rendah atau memiliki potensi pertumbuhan lebih besar.

Strategi Cerdas Berinvestasi Emas bagi Pemula

Agar tidak terjebak dalam kebiasaan yang merugikan, para investor, terutama pemula, perlu menerapkan strategi yang lebih disiplin dan berbasis data. Investasi emas memang aman, namun bukan berarti bisa dilakukan tanpa perhitungan.