DWJ Manajement - PORTAL

Pakar Bicara Hubungan El Nino dan Karhutla di Sejumlah Wilayah RI

Oleh: DWJ-Manajement 12 Aug 2026
Pakar Bicara Hubungan El Nino dan Karhutla di Sejumlah Wilayah RI

Kemudahan Terbakar: Gambut yang kering bertindak seperti spons yang mudah terbakar. Sekali api masuk ke dalam lapisan bawah tanah, api tersebut akan merambat secara horizontal di bawah permukaan.

Sulit Dipadamkan: Kebakaran bawah permukaan (smoldering fire) sangat sulit dideteksi dan jauh lebih sulit dipadamkan dibandingkan api permukaan karena api bisa bertahan berminggu-minggu di dalam tanah.

Emisi Karbon Masif: Kebakaran gambut melepaskan emisi gas rumah kaca dalam jumlah yang sangat besar, yang justru memperparah pemanasan global dan siklus iklim.

Urgensi Peran Korporasi dalam Mitigasi Karhutla

Mengingat luasnya area konsesi yang dikelola oleh perusahaan swasta, baik di sektor perkebunan kelapa sawit maupun hutan tanaman industri (HTI), pakar memberikan penekanan khusus pada peran korporasi. Perusahaan tidak boleh hanya mengandalkan pemerintah saat bencana terjadi, melainkan harus memiliki sistem pencegahan yang mandiri dan tangguh.

Kesiapan korporasi harus mencakup aspek manajemen risiko yang komprehensif. Hal ini bukan sekadar tentang memiliki armada pemadam kebakaran yang lengkap, melainkan tentang bagaimana membangun sistem deteksi dini dan manajemen tata kelola air yang baik di lahan gambut. Kegagalan dalam mengelola tata kelola air (water management) di area konsesi saat musim kemarau adalah bentuk kelalaian yang dapat memicu bencana besar.

Beberapa poin krusial yang harus dipenuhi oleh korporasi meliputi:

Sistem Deteksi Dini (Early Warning System): Penggunaan teknologi satelit dan sensor suhu di lapangan untuk memantau titik panas (hotspot) secara real-time.

Pembangunan Sekat Kanal (Canal Blocking): Untuk menjaga tinggi muka air tanah di lahan gambut agar tetap basah meskipun di musim kemarau.

Patroli Rutin: Pengawasan intensif di area-area rawan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembukaan lahan ilegal di sekitar wilayah konsesi.