DWJ Manajement - PORTAL

Penyelundupan Harley Bekas dari China Terbongkar!

Oleh: DWJ-Manajement 06 Aug 2026
Penyelundupan Harley Bekas dari China Terbongkar!

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Puluhan Harley-Davidson Bekas Asal China di Tanjung Priok, Ini Modusnya!

Operasi pengawasan ketat di pintu masuk utama negara berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor mewah yang mencoba masuk secara ilegal dengan modus bongkar pasang komponen.

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga kedaulatan ekonomi negara. Dalam sebuah operasi pengawasan yang intensif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas mewah berupa sepeda motor merek Harley-Davidson bekas yang berasal dari China.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pengawasan di pintu masuk utama Indonesia terus diperketat guna mencegah masuknya barang-barang ilegal yang tidak memenuhi ketentuan regulasi impor serta merugikan pendapatan negara dari sektor pajak dan bea masuk.

Detail Barang Bukti yang Disita

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menemukan bahwa barang-barang tersebut tidak dikirim dalam bentuk utuh. Para penyelundup menggunakan taktik untuk mengelabui pemeriksaan fisik dan pemindaian sinar-X (X-ray) di pelabuhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam oleh tim Bea Cukai, ditemukan barang bukti sebagai berikut:

5 unit sepeda motor Harley-Davidson bekas dalam kondisi terurai: Motor-motor ini telah dipreteli komponennya agar tidak terlihat sebagai satu kesatuan kendaraan bermotor yang utuh saat diperiksa.

20 unit frame (rangka) bekas: Selain unit mesin dan komponen lainnya, ditemukan puluhan rangka motor yang juga merupakan bagian dari upaya penyelundupan komponen kendaraan bermotor mewah.

Barang-barang ini diketahui berasal dari China, salah satu negara dengan aktivitas perdagangan global yang sangat masif, namun juga sering dijadikan jalur transit atau asal bagi berbagai upaya penyelundupan barang-barang tertentu ke pasar Indonesia.

Modus Operandi: Bongkar Pasang untuk Mengelabui Petugas