DWJ Manajement - PORTAL

Perang Likuiditas Sengit, OJK Minta Bank Lakukan Ini

Oleh: DWJ-Manajement 23 Jul 2026
Perang Likuiditas Sengit, OJK Minta Bank Lakukan Ini

Instruksi OJK: Optimalisasi Dana Murah (CASA) sebagai Kunci

Menghadapi situasi yang penuh tantangan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan arahan strategis kepada seluruh pelaku industri perbankan. OJK menekankan bahwa kunci utama untuk memenangkan kompetisi ini bukanlah dengan terus-menerus menaikkan suku bunga deposito, melainkan dengan melakukan optimalisasi pada struktur dana murah atau yang sering dikenal dengan istilah CASA (Current Account Savings Account).

CASA terdiri dari dana giro (current account) dan tabungan (savings). Mengapa dana murah ini begitu krusial? Karena dana yang tersimpan dalam bentuk giro dan tabungan memiliki beban bunga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan deposito berjangka. Dengan memperbesar porsi dana murah dalam struktur pendanaan, bank dapat menekan Cost of Fund secara signifikan.

Mengapa Strategi CASA Sangat Penting?

Ada beberapa alasan fundamental mengapa penguatan dana murah menjadi mandat bagi perbankan saat ini:

Fleksibilitas Suku Bunga Kredit: Dengan memiliki biaya dana yang rendah, bank memiliki ruang gerak (flexibility) yang lebih luas dalam menentukan suku bunga kredit. Bank dapat memberikan bunga kredit yang lebih kompetitif kepada debitur tanpa harus mengorbankan margin keuntungan mereka.

Ketahanan Terhadap Fluktuasi Suku Bunga: Bank dengan komposisi dana murah yang kuat akan lebih tahan (resilient) terhadap lonjakan suku bunga pasar. Mereka tidak akan terlalu bergantung pada deposito mahal yang fluktuatif.

Efisiensi Operasional: Pengelolaan dana murah yang berbasis pada transaksi harian (seperti pembayaran, transfer, dan top-up) mendorong bank untuk terus berinovasi dalam layanan digital, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi jangka panjang.

Dampak terhadap Penyaluran Kredit dan Sektor Riil

Implikasi dari instruksi OJK ini sangat luas, tidak hanya dirasakan oleh perbankan tetapi juga oleh sektor riil dan masyarakat luas. Jika perbankan berhasil mengoptimalkan dana murah, maka tekanan terhadap suku bunga kredit dapat diredam. Hal ini merupakan kabar baik bagi dunia usaha, terutama sektor UMKM dan industri manufaktur yang sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga pinjaman.