Perkuat Industri Kosmetik Nasional, BRIN Gandeng PT Modiva International Kembangkan Bahan Alami Deodoran
Langkah strategis hilirisasi riset melalui kolaborasi antara lembaga riset negara dan sektor swasta guna menciptakan produk perawatan tubuh berbahan baku lokal yang aman dan ramah lingkungan.
Sinergi Riset dan Industri demi Kemandirian Bahan Baku Kosmetik
Jakarta — Industri kosmetik dan perawatan tubuh di Indonesia tengah mengalami transformasi besar. Kesadaran konsumen terhadap keamanan bahan kimia dalam produk sehari-hari telah mendorong permintaan yang melonjak terhadap produk-produk berbasis alami atau yang sering disebut dengan tren "clean beauty". Merespons tren global dan kebutuhan pasar domestik tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Modiva International.
Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan hasil riset antiperspiran atau bahan aktif deodoran yang menggunakan bahan-bahan alami. Kerja sama ini bukan sekadar pengembangan produk baru, melainkan sebuah langkah konkret dalam upaya hilirisasi riset nasional. Melalui kemitraan ini, hasil-hasil penelitian yang selama ini berada di laboratorium diharapkan dapat segera dikomersialkan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas.
Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat selama ini industri kosmetik di Indonesia masih sangat bergantung pada impor bahan baku aktif. Dengan mengembangkan bahan alami berbasis kekayaan hayati Indonesia, diharapkan ketergantungan terhadap produk luar negeri dapat ditekan, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi dari sumber daya alam lokal.
Mengapa Bahan Alami Menjadi Masa Depan Deodoran?
Penggunaan deodoran dan antiperspiran konvensional seringkali memicu kekhawatiran di kalangan konsumen. Banyak produk di pasaran yang menggunakan senyawa kimia seperti aluminium klorohidrat, paraben, dan pewangi sintetis yang bagi sebagian orang dianggap berisiko bagi kesehatan kulit jangka panjang maupun keseimbangan hormonal.
PT Modiva International melihat peluang besar dalam celah pasar ini. Dengan menggandeng BRIN, mereka berupaya mencari alternatif senyawa aktif dari ekstrak tumbuhan atau bahan alam lainnya yang memiliki kemampuan serupa dalam mengontrol bau badan dan keringat, namun dengan profil keamanan yang jauh lebih tinggi.
Beberapa alasan utama mengapa pengembangan bahan alami ini menjadi prioritas adalah:
Keamanan Konsumen: Mengurangi risiko iritasi kulit dan reaksi alergi yang sering disebabkan oleh bahan kimia sintetis yang keras.