Pendampingan Psikologis Nasabah: Memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berbagi cerita dan mengelola rasa takut agar mereka dapat kembali fokus pada kegiatan ekonomi keluarga.
Dukungan Mental Karyawan: Karyawan PNM yang berada di lokasi terdampak juga merupakan bagian dari keluarga besar perusahaan yang mengalami dampak langsung. Pemulihan mental mereka menjadi prioritas agar tetap tangguh dalam menjalankan tugas pelayanan.
Edukasi Mitigasi Bencana: Selain pemulihan mental, program ini juga menyelipkan edukasi mengenai langkah-langkah keselamatan saat terjadi bencana serupa di masa depan.
Penguatan Komunitas: Menciptakan interaksi positif antar sesama penyintas untuk membangun sistem pendukung (support system) di tingkat lokal.
Menghubungkan Kesehatan Mental dengan Ketahanan Ekonomi UMKM
Ada korelasi erat antara kondisi psikologis seorang pengusaha mikro dengan keberlangsungan usahanya. Di wilayah NTT, di mana sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, ketangguhan mental adalah kunci. Seorang ibu rumah tangga yang menjadi nasabah Mekaar, misalnya, memerlukan ketenangan pikiran untuk dapat kembali mengelola modal dan menjalankan usahanya di pasar atau di rumah.
PNM memahami bahwa membantu nasabah bukan sekadar memberikan akses permodalan, melainkan juga memastikan bahwa ekosistem pendukung mereka—termasuk kesehatan mental—berada dalam kondisi yang baik. Dengan jiwa yang pulih, para nasabah diharapkan dapat kembali bangkit, menghadapi tantangan ekonomi, dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi di NTT secara keseluruhan.