DWJ Manajement - PORTAL

PNM Latih 50 Penyandang Disabilitas di Bekasi Bikin Batik Ecoprint

Oleh: DWJ-Manajement 29 Jul 2026
PNM Latih 50 Penyandang Disabilitas di Bekasi Bikin Batik Ecoprint

Modal Terjangkau: Bahan baku utama berupa dedaunan dapat ditemukan dengan mudah di lingkungan sekitar, sehingga menekan biaya produksi.

Potensi Pasar Luas: Kesadaran masyarakat akan produk ramah lingkungan (green products) terus meningkat, menjadikan ecoprint memiliki nilai jual yang tinggi di pasar premium.

Memutus Rantai Keterbatasan melalui Pemberdayaan Ekonomi

Selama ini, penyandang disabilitas seringkali menghadapi tantangan besar dalam mengakses lapangan kerja formal. Stigma sosial dan kurangnya akses terhadap pelatihan keterampilan yang relevan seringkali membuat mereka terpinggirkan dari ekosistem ekonomi produktif.

PNM Peduli mencoba memutus rantai keterbatasan tersebut dengan memberikan "senjata" berupa keahlian. Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara membuat kain, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang mandiri. Dengan memiliki keterampilan khusus di bidang fesyen, mereka memiliki peluang untuk membuka usaha rumahan atau bergabung dengan komunitas kreatif.

Pemberdayaan ini sejalan dengan misi besar PNM untuk terus memperluas inklusi keuangan dan ekonomi di seluruh lapisan masyarakat. Dengan memberikan akses pelatihan bagi kelompok rentan, PNM turut berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat penyandang disabilitas secara berkelanjutan.

Tahapan Pelatihan dan Pendampingan

Pelatihan ini dirancang secara intensif agar peserta dapat menguasai teknik dasar hingga tahap produksi yang layak jual. Beberapa materi utama yang diberikan meliputi:

Pengenalan Material: Memahami jenis kain alami seperti katun, sutra, dan linen yang paling efektif untuk ecoprint.

Teknik Penataan (Layouting): Melatih kreativitas peserta dalam menyusun komposisi daun dan bunga agar menciptakan estetika visual yang menarik.